ESTIMASI FOOD WASTE BERAS RUMAH TANGGA DI PEMUKIMAN INDUSTRI

(Studi Kasus di Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo)

  • Faridatun Nafiroh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Uninersitas Yudharta Pasuruan, Indonesia
  • Idah Lumhatul Fuad
Keywords: Sisa nasi, rumah tangga, kerugian ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi sisa makanan yang difokuskan pada sisa nasi dalam rumah tangga di Permukiman Industri. Sisa nasi yang dihitung adalah nasi yang terbuang didalam rumah tangga dalam sebulan, baik nasi basah biasa maupun nasi basah santan. Desain penelitian ini menggunakan Analisis Deskriptif Kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisa nasi basah biasa di dusun Jambe sebesar 1136,425 g, Pandean sebesar 1375,161 g, Banjar sebesar 870,97 g dan Mantren sebesar 1432,763 g. Selanjutnya sisa nasi basah santan dusun Jambe sebesar 425,632 g, Pandean sebesar 742,224 g, Banjar sebesar 482,032 g, dan Mantren sebesar 801,632 g. Pendapatan responden dengan nilai rata-rata diketahui sebesar Rp. 3.700.000,00/rmhtgg/bln. Rata-rata food waste rumah tangga di objek daerah penelitian, mencapai 108 g/rmhtgg/bln atau 1.296g/rmhtgg/thn. Jika waste diluar rumah diasumsikan dengan setengah dari hasil waste didalam rumah yakni sebesar 54g/rmhtgg/bln atau 648g/rmhtgg/thn, maka rumah tangga mengalami kerugian sebesar Rp. 1.950/rmhtgg/bln atau Rp. 23.400/rmhtgg/thn. Food waste beras rumah tangga di objek penelitian dengan perlakuan sama mencapai 22.464g/bln atau 269.568g/thn. Kerugian ekonomi mencapai Rp. 405.600/bln atau Rp. 4.867.200/thn. Prosentase kerugian dari prndapatan per bulan sebesar 9,36%/bln atau 112,32%/thn. Adapun saran yang diberikan penulis adalah perlu adanya standarisasi porsi pada tiap kali makan dari Dinas ketahanan Pangan atau Dinas Kesehatan dan perlu ada pendidikan usia dini untuk anak agar tidak menyisakan makanan dari orangtua maupun guru sekolah.

References

Amelia Mulyo, R. (2016). Perkiraan Kehilangan Pangan (Food Loss dan Food Waste) Komoditas Beras di Indonesia. [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

[BCFN] Barilla Center for Food and Nutrition. (2012). Food Waste: Causes, Impact, and Proposals. Roma (IT): BCFN.

[FAO] Foodand Agriculture Organization of the United Kingdom. (2011). Global Food Losses and Food Waste-Extent, Causes and Prevention. Roma (IT): UN FAO.

Mulyo, R. (2016). Perkiraan Kehilangan Pangan (Food Loss dan Food Waste) Komoditas Beras di Indonesia. [Skripsi]. Bogor: IPB.

Profil Desa dan Kelurahan Dalam Rangka Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. (2016). Desa Banjarkemantren Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo.

Zetyra EI. (2013). Estimasi Kehilangan Beras (sisa dan tercecer) pada Rumah Tangga Kelompok Ekonomi Menengah di Kota Bogor. [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Published
2019-03-01
How to Cite
Nafiroh, F., & Fuad, I. L. (2019). ESTIMASI FOOD WASTE BERAS RUMAH TANGGA DI PEMUKIMAN INDUSTRI. AGROMIX, 10(1), 30-43. https://doi.org/10.35891/agx.v10i1.1461
Section
Articles