Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi penyuluh pertanian di era revolusi industri 4.0

  • Sugino Sugino Universitas Brawijaya
Keywords: analisis jalur, faktor eksternal, faktor kompetensi, faktor pendorong, faktor penghambat

Abstract

Motivasi penyuluh pertanian dapat dipengaruhi oleh faktor pendorong, faktor penghambat, faktor eksternal, dan faktor kompetensi penyuluh. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor terhadap motivasi kerja penyuluh di era revolusi industri 4.0. Penelitian memilih Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang sebagai wilayah studi. Populasi merupakan seluruh penyuluh yang mempunyai status PNS baik tingkat trampil maupun ahli di wilayah studi sebanyak 149 penyuluh. Penentuan sample menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan 10% yang menghasilkan 98 penyuluh sebagai responden dan dipilih secara purposive sampling. Pengambilan data primer melibatkan form survei kepada responden yang menghasilkan data interval dalam skala Likert. Pencapaian tujuan memanfaatkan analisis jalur yang dibantu oleh aplikasi SPSS Versi 21 dalam menyelesaikan perhitungan statistiknya. Penelitian menemukan fakta bahwa faktor pendorong dan faktor penghambat tidak mempengaruhi secara langsung terhadap motivasi penyuluh. Sedangkan faktor eksternal dan faktor kompetensi penyuluh mempengaruhi secara langsung terhadap motivasi penyuluh.

References

Amanah, S. (2014). Paradigma penyuluhan dan pendekatan pemberdayaan. Di dalam: Pemberdayaan sosial petani-nelayan, keunikan agroekosistem, dan daya saing. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Bahua, M.I. (2015). Penyuluhan dan pemberdayaan penyuluh Indonesia. Gorontalo (ID): Ideas Publishing. Retrieved from https://repository.ung.ac.id/get/karyailmiah/537/Penyuluhan-dan-Pemberdayaan-Petani-Indonesia.pdf

Bahua, M. I. (2016). Kinerja penyuluh pertanian (Eds 1). Yogyakarta (ID): Deepublish.

Dasli, A. P. E., Muljono, P., & Susanto, D. (2015). Pemanfaatan cyber extension melalui telepon genggam oleh petani anggrek di Taman Anggrek Ragunan, Jakarta Selatan. Jurnal Penyuluhan, 11(2), 103-115. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v11i2.10574

Dzakiroh, D., Wibowo, A., & Ihsaniyatin, H. (2017). Sikap afektif penyuluh terhadap website cyber extension sebagai sumber informasi penyuluhan pertanian di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Agritexts, 41(1), 16–31. https://jurnal.uns.ac.id/agritexts/article/view/18058

Elian, N., Lubis, D. P., & Rangkuti, P. A. (2014). Internet ussage and agricultural information utilization by agricultural extension staff in Bogor District. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 12(2), 104-109. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/8666/pdf

Fatchiya, A., & Amanah, S. (2016). Penerapan inovasi teknologi pertanian dan hubungannya dengan ketahanan pangan rumah tangga petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 190-197. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i2.12988

Ghozali, I., dan Fuad. (2008). Structural Equation Modeling; Teori, Konsep dan Aplikasi dengan Lisrel 8.80. Semarang (ID): Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gunawan, A., Machasin, M., & Fitri, K. (2017). Pengaruh kompensasi dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja perawat yang dimediasi oleh motivasi kerja pada rumah sakit Bina Kasih Pekanbaru. JOMFEKON, 2(1). https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFEKON/article/view/13246

Kline, R. B. (2011). Methodology in the social sciences.principles and practice of structural equation modeling (3rd ed.). Canada (CA): Guilford Press.

Khan, G. F., Sarstedt, M., Shiau, W. L., Hair, J. F., Ringle, C. M., & Fritze, M. P. (2019). Methodological research on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Internet Research, 29(3). https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/IntR-12-2017-0509/full/html

Listiana, I., Efendi, I., & Rahmat, A. (2019). The behavior of extension agents in utilizing information and technology to improve the performance of extension agents in Lampung Province. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1155, No. 1, p. 012004). IOP Publishing. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1155/1/012004/meta

Mulyandari, Sumardjo, Lubis, D. P., & Panjaitan, N. K. (2011). Cyber extension as a communications media for vegetable farmer Empowerment. Journal of Agricultural Extension and Rural Development, 4(3), 77–84. https://academicjournals.org/journal/JAERD/article-abstract/43C25302914

Prasetyo, A. S., Aulia, A. N., & Sinaga, A. S. (2020). Performance of agricultural extension workers in implementing urban agriculture programs in Banyumanik District, Semarang City, Indonesia. Journal of Socioeconomics and Development, 3(1), 29-36. https://doi.org/10.31328/jsed.v3i1.1315

Pratama, V. F. M. (2018). Motivasi kerja petugas pemadam kebakaran [Skripsi]. Malang (ID): University of Muhammadiyah Malang. http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/38280

Praza, R. (2016). Optimalisasi cyber extension dalam pembangunan pertanian di era mea. Prosiding Semirata BKS-PTN Wilayah Barat Bidang Ilmu Pertanian, Lhokseumawe 04-06 Agustus 2016, 2(1), 200-204.

Purwatiningsih, N. A., Fatchiya, A., & Mulyandari, R. S. H. (2018). Pemanfaatan internet dalam meningkatkan kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 79-91. Retrieved from http://dx.doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.17173

Rochaeni, S., Ludiin, M. R., & Ramly, M. (2019). The impact of task variety, career promotion, and reward to agricultural extension worker’s performance. Archives of Business Research, 7(4). Retrieved from https://doi.org/10.14738/abr.74.6375

Roza, E., Rosnita, R., & Restuhadi, F. (2018). Faktor-Faktor yang mempengaruhi kinerja penyuluh pertanian dan dampaknya terhadap produksi padi petani di Kabupaten Siak. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (PEKBIS), 10(1), 1-11. https://pekbis.ejournal.unri.ac.id/index.php/JPEB/article/download/5252/4925

Sarstedt, M., & Cheah, J. H. (2019). Partial least squares structural equation modeling using smartpls: a software review. Journal of Marketing Analytics, 7(3), 196-202. https://doi.org/10.1057/s41270-019-00058-3

Sarwono, J. (2012). Mengenal PLS-SEM. Yogyakarta (ID): CV. Andi Offset.

Setiawan, I. (2012). Dinamika pemberdayaan petani: sebuah refleksi dan generalisasi di Jawa Barat. Bandung (ID): Widya Padjajaran.

Sumardjo (2008). Penyuluhan Pembangunan pilar: Pilar pendukung kemajuan dan kemandirian masyarakat dalam pemberdayaan manusia pembangunan yang bermartabat. Penyunting: Adjat Sudradjat dan Ida Yustina. Bogor (ID): Sydex Plus.

Suprayitno, A. (2011). Model peningkatan partisipasi petani sekitar hutan dalam mengelola hutan kemiri rakyat: kasus pengelolaan hutan kemiri kawasan pegunungan Bulusaruang Kabupaten Maros Sulawesi Selatan [Disertasi]. Institut Pertanian Bogor.

Tung, Lo Choi. (2011). The Impact of Entrepreneurship Education on Entrepreneurial Intention of Engineering Students. City University of Hongkong (HK): Run Run Show Library.

Wijaya, A. F., Kuntariningsih, A., Sarwono, S., & Suryono, A. (2019). Role and contribution of vegetables in mitigating malnutrition through a sustainable food reserve program. International Journal of Vegetable Science, 1-11. https://doi.org/10.1080/19315260.2019.1703872

Zulfikar. (2017). Persepsi penyuluh terhadap kompetensi penyuluh pertanian tanaman pangan di Kabupaten Aceh Utara [Tesis]. Institut Pertanian Bogor (ID): Bogor. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91398

Published
2021-03-02
How to Cite
Sugino, S. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi penyuluh pertanian di era revolusi industri 4.0. AGROMIX, 12(1), 7-16. https://doi.org/10.35891/agx.v12i1.2140
Section
Articles