Analisis profitabilitas usahatani sapi perah di kecamatan Suruh kabupaten Trenggalek

Analysis of profitability of dairy cattle farming in Suruh subdistrict Trenggalek district

  • Dewinda Andini Student
  • Hananik Prasetyo Lecturer
  • Wahyu Windari Lecturer
Keywords: Profitability, Dairy Cattle

Abstract

Dairy farming in Suruh subdistrict doesn’t develop from year to year. One of the factors that cause the business to not develop is less disciplined farmers in financial management. Business analysis is never done so farmers don’t know the amount of profit for sure. The purpose of this research is to analyze the profitability level of dairy farming in the Suruh Subdistrict. The research conducts in March – June 2020. The research uses quantitative approaches with survey methods. The population in this research are dairy farmers in Suruh Subdistrict. The sampling method uses Purposive Sampling (intentional) so the number of sample obtain from 34 people. The data analysis techniques uses quantitative descriptive. The results show; A) The amount of dairy farming cost is Rp. 2.986.861/month; b) The revenue of dairy cattle farming is Rp. 5.629.426/month; c) The amount of income of dairy farming is Rp. 2.642.565/month; D) The profitability of dairy farming is 88%.

Usahatani sapi perah di Kecamatan Suruh tidak berkembang dari tahun ke tahun. Salah satu faktor yang menyebabkan usaha tidak berkembang adalah  peternak kurang disiplin dalam pengelolaan keuangan. Analisa usaha tidak pernah dilakukan sehingga peternak tidak mengetahui jumlah keuntungan secara pasti. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat profitabilitas usahatani sapi perah di Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Penelitian dilaksanakan pada Maret – Juni 2020. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah peternak sapi perah di Kecamatan Suruh. Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling (disengaja) sehingga diperoleh jumlah sampel 34 orang. Teknik analisa data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan; a) besarnya pembiayaan usahatani sapi perah adalah Rp. 2.986.861/bulan; b) besarnya penerimaan usahatani sapi perah adalah Rp. 5.629.426/bulan; c) besarnya pendapatan usahatani sapi perah adalah Rp. 2.642.565/bulan; d) tingkat profitabilitas usahatani sapi perah adalah 88%.

References

Anindyasari, D., Setiadi, A., & Ekowati, T. (2015). Analisis Pendapatan Peternak Sapi Perah Kecamatan Banyumanik, Kecamatan Getasan, Dan Kecamatan Cepogo. Mediagro, 11(2).

Bank Indonesia. (2020). Suku Bunga Deposito Maret 2020. www.bi.go.id/

Bijl, R., Kooistra, S. R., & Hogeveen, H. (2007). The profitability of automatic milking on Dutch dairy farms. Journal of Dairy Science, 90(1), 239–248.

BPP Kecamatan Suruh. (2020). Programa Pertanian Kecamatan Suruh Tahun 2020. BPP Kecamatan Suruh.

BPS Kabupaten Trenggalek. (2019). Kecamatan Suruh dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Trenggalek. https://trenggalekkab.bps.go.id/publication/2019/09/26/be312113435e6d8074c5311/kecamatan-suruh-dalam-angka-2019.html

Ervina, D., Setiadi, A., & Ekowati, T. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu Di Kelurahan Sumurrejo Kecamatan Gunungpati Semarang. SOCA J. Sos. Ekon. Pertan, 187.

Firman, A. (2010). Agribisnis Sapi Perah. Widya Padjajaran.

Happyana, D. (2017). Analisis tingkat keuntungan usaha penggemukan sapi potong rakyat di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 5(2), 33–39.

Mukson, M., Ekowati, T., Handayani, M., & Harjanti, D. W. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja usaha ternak sapi perah rakyat di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Prosiding Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan–Semarang, 20 Mei 2009, 339–345.

Murti, T. W. (2014). Ilmu Manajemen & Industri Ternak Perah. Pustaka Reka Cipta.

Nisa, H. I., Santoso, S. I., & Mukson, M. (2012). Analisis Profitabilitas USAha Ternak Sapi Perah Anggota Kud di Kabupaten Semarang. Animal Agriculture Journal, 1(1), 319–337.

Pahlawati, N. A. (2017). Perancangan Dashboard Finansial Usaha Peternakan Sapi Potong Dengan Metode User Centered Design Menggunakan Power BI (Studi Kasus: Karapan. Id) [PhD Thesis]. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Purnomo, S. H., Rahayu, E. T., & Setyawan, A. A. (2017). Kontribusi Usaha Ternak Sapi Perah Terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan, 13(2), 97–104.

Rahayu, E. T. (2013). Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan, 11(2), 99–105.

Rahayu, R. S., Roessali, W., & Setiadi, A. (2014). Kontribusi Usaha Sapi Perah Terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Agriekonomika, 3(1), 45–54.

Rianzani, C., Kasymir, E., & Affandi, M. I. (2018). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah Kelompok Tani Neang Mukti di Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 6(2).

Riyanto. (1995). Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan. BPFE-Yogyakarta.

Santosa, S. I., Setiadi, A., & Wulandari, R. (2013). Analisis potensi pengembangan usaha peternakan sapi perah dengan menggunakan paradigma agribisnis di kecamatan musuk Kabupaten Boyolali. Buletin Peternakan, 37(2), 125–135.

Santoso, R. D. H. S. I., & Marzuki, S. (2013). Efisiensi usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Semarang. Agromedia, 31(2).

Saputro, D. D., Wijaya, B. R., & Wijayanti, Y. (2014). Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi pada Kelompok Ternak Patra Sutera. Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran, 12(2), 91–98.

Setiawan, R., Solihati, N., & Widyastuti, R. (2016). Hubungan antara Tingkat Reproduksi Sapi Perah terhadap Tingkat Kerugian Peternak (The Relationship between Dairy Cattle’s Reproductive Performance and Farmers’s Economic Losses). Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 16(1).

Siregar. (1990). Sapi Perah Jenis, Teknik Pemeliharaan dan Analisa Usaha. Penebar Swadaya.

Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. PT. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Suratman, Y. Y. A. (2015). Kontribusi Tenaga Kerja Dalam Keluarga Terhadap Pendapatan Usaha tani Terong (Solanum melongena L.) Di Kelurahan Landasan Ulin Utara Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 40(3), 218–225.

Wardani, T. S., Budiraharjo, K., & Prasetyo, E. (2012). Analisis Profitabilitas Pada Peternakan Sapi Perah “Karunia” Kediri (Profitability Analysis of “Karunia” dairy Farm Kediri). Animal Agriculture Journal, 1(1), 339–357.

Published
2021-03-02
How to Cite
Andini, D., Prasetyo, H., & Wahyu Windari. (2021). Analisis profitabilitas usahatani sapi perah di kecamatan Suruh kabupaten Trenggalek. AGROMIX, 12(1), 27-36. https://doi.org/10.35891/agx.v12i1.2173
Section
Articles