Analisis daya saing ubi jalar di kabupaten Karanganyar

Keywords: Keunggulan Komparatif, Keunggulan Kompetitif, PAM, Ubi Jalar

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu tanaman pangan yang mudah dijumpai serta mudah dibudidayakan. Hal ini menjadi alasan ubi jalar dapat dijadikan makanan pengganti (substitusi) nasi maupun jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan kompetitif dan komparatif usahatani ubi jalar serta menganalisis kebijakan pemerintah dan kaitannya terhadap daya saing usahatani ubi jalar di Kabupaten Karanganyar. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode Policy Analysis Matrix (PAM). Penentuan daerah sampel dilakukan secara sengaja di Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, dan Jumantono, di Kabupaten Karanganyar. Jumlah responden sebanyak 60 petani. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan privat sebesar Rp 22.459.017,68 dan nilai PCR sebesar 0,49 artinya komoditas ubi jalar memiliki keunggulan kompetitif. Keuntungan sosial yaitu Rp 71.826.979,74 dan nilai DRCR sebesar 0,23 artinya komoditas tersebut juga memiliki keunggulan komparatif. Parameter kebijakan output terdiri dari transfer output sebesar –Rp 49.894.031,87 dan rasio NPCO sebesar 0,48. Parameter kebijakan input terdiri dari nilai transfer input sebesar –Rp 804.269,45, rasio NPCI sebesar 0,54, dan nilai transfer faktor sebesar Rp 278.199,64. Parameter kebijakan input-output terdiri dari transfer bersih sebesar Rp 49.367.962,06, nilai EPC sebesar 0,48, dan nilai SRP sebesar -0,52. Artinya kebijakan output ubi jalar belum efektif ditunjukkan dengan harga ubi jalar dalam negeri masih rendah. Kebijakan input tradeable memiliki proteksi dari pemerintah, adanya subsidi pupuk dan input non tradeable yang dikenai pajak tanah. Kebijakan input-output belum memberikan insentif ekonomi menyebabkan petani mengeluarkan biaya produksi lebih besar.

Author Biographies

Ardina Nur Halimah, Universitas Sebelas Maret

Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Endang Siti Rahayu, Universitas Sebelas Maret

Program Studi Agribisnis

Ernoiz Antriyandarti, Universitas Sebelas Maret

Fakultas Pertanian

References

Badan Pusat Statistik. (2018a). Buletin Statistik Perdagangan Impor. BPS RI. https://www.bps.go.id/publication/2019/03/08/ea346e54318cc90f1df48c65/buletin-statistik-perdagangan-luar-negeri-impor-desember-2018.html
Badan Pusat Statistik. (2018b). Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor. BPS RI. https://www.bps.go.id/publication/2019/03/01/96bf32ca9121c654f43d2315/buletin-statistik-perdagangan-luar-negeri-ekspor-menurut-hs--desember-2018.html
Hapsari, H., Rasmikayati, E., Kurniawan, A., & Saefudin, B. R. (2019). Karakteristik Petani dan Profil Usahatani Ubi Jalar di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Sosiohumaniora - Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora, 21(3), 247–255.
Hasan, A. P. D., Tianigut, G., & Pradana, O. C. P. (2019). Seleksi Tanam Tunggal 14 Klon Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Berantosianin dan Berumbi Besar Dari Induk Ayamurasaki. Jurnal Planta Simbiosa, 1(1).
Hoeridah, A. P. D., & Sarianti, T. (2011). Analisis Daya Saing Ubi Jalar Cilembu di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Jurnal Planta Simbiosa, 1(1), 67–77.
Indiati, S. W., & Saleh, N. (2010). Hama Boleng Pada Tanaman Ubi Jalar dan Pengendaliannya. Buletin Palawija, 19, 27–37.
Irhami, Anwar, C., & Kemalawaty, M. (2019). Karakteristik Sifat Fisikokimia Pati Ubi Jalar Dengan Mengkaji Jenis Varietas dan Suhu Pengeringan. Jurnal Teknologi Pertanian, 20(1), 33–44.
Kanaka, & Chinnadurai. (2013). The Policy Analysis Matrix of Rice Cultivation in India. European Journal of Physical and Agricultural Sciences, 1(1), 8–19.
Pearson, S., Gotsch, C., & Bahri, S. (2004). Applications of the Policy Analysis Matrix in Indonesian Agriculture. Yayasan Obor Indonesia.
Pradika, A., Hasyim, A. I., & Soelaiman, A. (2013). Analisis Efisiensi Pemasaran Ubi Jalar di Kabupaten Lampung Tengah. JIIA, 1(1), 25–35.
Prasetyaningsih, Y., Sari, N., Prasetya, H. R., & Naer, V. G. (2019). Potensi Etnomedicine Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L. Poir) dan Daun Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas L.) Sebagai Obat Demam Berdarah di Sleman DIY. Journal of Health, 6(1), 6–11.
Rohaeni, N., & Marhani. (2018). Uji Pertumbuhan dan Produksi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Terhadap Model Tanam dan Interval Penyiangan Gulma. Jurnal Pertanian Terpadu, 6(2), 64–75.
Samun, S., Rukmana, D., & Syam, S. (2011). Partisipasi Petani Dalam Penerapan Teknologi Pertanian Organik Pada Tanaman Stroberi di Kabupaten Bantaeng. Jurnal Pertanian, 2(1), 1–12.
Septarisco, Y. K. N. J., & Prihtanti, T. M. (2019). Daya Saing Usahatani Padi di Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang Menggunakan Metode PAM (Policy Analysis Matrix). Jurnal Ilmiah Agrineca, 19(1), 1–16.
Serly, Sengin, E. L., & Riadi, Muh. (2013). Respon Pertumbuhan dan Produksi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) yang Diaplikasikan Paclobutrazol dan Growmore 6-30-30 [Thesis]. Universitas Hasanuddin Makassar.
Solihin, M. A., Sitorus, S. R. P., Sutandi, A., & Widiatmaka. (2017). Karakteristik Lahan dan Kualitas Kemanisan Ubi Jalar Cilembu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(3), 251–259.
Published
2021-03-31
How to Cite
Halimah, A. N., Rahayu, E. S., & Antriyandarti, E. (2021). Analisis daya saing ubi jalar di kabupaten Karanganyar. AGROMIX, 12(1), 33-40. https://doi.org/10.35891/agx.v12i1.2284
Section
Articles