Faktor yang mempengaruhi respons petani terhadap program desa pertanian organik (DPO) empon-empon di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar

Factrs influencing farmers' responses to the Empon-empon Organic Farming Village (DPO) program in Jumantono District, Karanganyar Regency

  • Pipiet Endwiyatni Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Suminah Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Eksa Rusdiyana Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
Keywords: Empon-empon, Farmer's Group, Response

Abstract

Introduction: Farmers' responses can be seen from four components, namely cognitive, affective, conative, and behavioral. This study aims to analyze the factors that influence farmers' responses to the Organic Farming Village program. Methods: The study used a quantitative approach with survey methods in Jumantono District, Karanganyar Regency. The population is all farmers who are members of the two farmer groups that the program applies to as many as 141 farmers. A sample of 60 farmers was taken using the Slovin formula. Data analysis used multiple linear regression analysis to measure the effect of factor X (non-formal education, experience, land area, sacrifices incurred, and the presence of field guides) on factor Y (Response). Results: The results of the analysis show that 83.3% of respondent farmers are in a good category. The equation from the analysis of multiple linear regression coefficients is Y = 79.147+ 2.415X1 + 2.113X2 + 10.443X3 + (-0.892)X4 + 4.811X5 with an R2 value of 0.667, which means that the X variable can explain the Y variable by 66.7%. The results of the F test are that all of the X variables simultaneously have a significant effect on the Y variable (significance level = 0.05). The results of the t-test showed that the variables of non-formal education, land area, and field guides had a significant effect on the response. Conclusion: Simultaneously, all variables significantly affect farmers' responses to the empon-empon DPO program.

References

Adiyanta, F. C. S. (2019). Hukum dan studi penelitian empiris: penggunaan metode survey sebagai instrumen penelitian hukum empiris. Administrative Law and Governance Journal, 2(4), 697–709. https://doi.org/10.14710/alj.v2i4.697-709

Alviana, E. D., Gultom, D. T., & Syarief, Y. A. (2019). Respon petani terhadap sistem tanam jajar legowo di kecamatan Tumijajar kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 6(3), 305. https://doi.org/10.23960/jiia.v6i3.305-312

Baladina, N. U. R., Anindita, R., & Nk, R. P. (2012). Respon petani apel terhadap industrialisasi pertanian (kasus di desa Poncokusumo, kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang ). Sepa, 8(2), 92–103.

BSN. (2016). SNI sistem pertanian organik. Badan Standarsasi Nasional, 54.

Budianto, H., Gitosaputro, S., & Viantimala, B. (2016). Respon Anggota kelompok tani terhadp program pengembangan usaha agribisnis perdesaan (PUAP) di kecamatan Kebun Tebu kabupaten Lampung Barat. Jiia, 4(2), 209–217.

Faisal, H. (2017). Respon petani terhadap peranan penyuluh pertanian lapangan di kecamatan Ngunut kabupaten Tulungagung. Jurnal AGRIBIS, 13(15), 17–38.

Fatimah Tola & Suardi. (2015). Implikasi pendidikan nonformal pada remaja. Equilibrium Pendidikan Sosiologi, 4(1), 1–8.

Fitri, I. A. M. (2016). Respon petani terhadap pengunaan benih padi sidenuk di dusun Piyung Barat, desa Tirtosari, kecamatan Sawangan, kabupaten Magelang (studi kasus kemitraan antara kelompok tani surya gemilang 1 dan badan tenaga nuklir nasional). 28.

Mardani, Nur, T. M., & Satriawan, H. (2017). Analisis usaha tani tanaman pangan jagung di kecamatan Juli kabupaten Bireuen. Jurnal S. Pertanian, 1(3), 203–204.

Mardikanto. (2009). Sistem ekonomi dan peran penyuluh pertanian. Univesitas Sebelas Maret.

Mardiyatno, T. C., & Pangestuti, R. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap teknologi budidaya bawang merah ramah lingkungan di kabupaten Tegal. Jurnal Agritexts, 42(2), 106–118.

Mona, M., Kekenusa, J., & Prang, J. (2015). Penggunaan regresi linear berganda untuk menganalisis pendapatan petani kelapa. studi kasus: petani kelapa di desa Beo, kecamatan Beo kabupaten Talaud. D’CARTESIAN, 4(2), 196. https://doi.org/10.35799/dc.4.2.2015.9211

Naibaho, M. (2016). Respon masyarakat terhadap pesan komunikasi survei sosial ekonomi nasional pada BPS Kota Pematangsiantar. Jurnal Simbolika, 2(1).

Normanita, R., Mahreda, E. S., Aminah, S., & Rianawati, F. (2015). Respon Masyarakat dan Dampaknya terhadap Lingkungan dari Program Sl-ptt Padi Non Hibrida di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan. EnviroScienteae, 11(1), 41-53.

Normanita, R., Mahreda, S., Aminah, S., & Rianawati, F. (2015). Respon masyarakat dan dampaknya terhadap lingkungan dari program SL-PTT padi non hibrida di kabupaten Hulu Sungai Selatan provinsi Kalimantan Selatan. Enviro Scienteae, 11, 41–53.

Panosa, R., Charin, A., Andrian, R., & M. Budiman., A. (2019). Respon petani terhadap program desa organik (Suatu kasus pada kelompok tani Sugihtani, di desa Ciheulang, kecamatan Ciparay, kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 6(1), 183–197.

Rakhmat, J. (2018). Psikologi komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Siswadi, B. (2017). Respon Petani terhadap pengembangan usaha tani kedelai di Jawa Timur. Seminar Nasional Hasil Penelitian, November, 978–602.

Siwu, A. A. R., Mandei, J. R., & Ruauw, E. . . (2019). Dampak program bantuan sarana produksi pertanian terhadap pendapatan petani cabai di desa Kauneran kecamatan Sonder. Agri-Sosioekonomi, 14(3), 347. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.3.2018.22653

Sugiyono, P. D. (2017). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. CV. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Sukanata, I. K., Dukat, & Yuniati, A. (2015). Hubungan karakteristik dan motivasi petani dengan kinerja kelompok tani (studi kasus desa Cisaat kecamatan Dukupuntang). 16(1), 1–19.

Umar, H. (2000). Riset Pemasaran & Perilaku Konsm. Gramedia Pustaka Utama.

Published
2022-03-31
How to Cite
Endwiyatni, P., Suminah, & Rusdiyana, E. (2022). Faktor yang mempengaruhi respons petani terhadap program desa pertanian organik (DPO) empon-empon di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. AGROMIX, 13(1), 79-88. https://doi.org/10.35891/agx.v13i1.2747