ANALISIS EKONOMI USAHATANI PADI ORGANIK DI PRIGEN PASURUAN
DOI:
https://doi.org/10.35891/agx.v6i1.683Abstract
Tujuan Penelitian (1) m engetahui  dan mempelajari biaya, penerimaan, keuntungan dan  kelayakan usahatani padi sawah organik dibandingkan usahatani padi konvensional di  Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. (2) m engetahui faktor produksi yang  mempengaruhi produksi padi organik dan konvensio nal di Kecamatan Pandaan,  Kabupaten Pasuruan (3) m engetahui efisiensi faktor produksi dan tingkat skala  usahatani (return to scale) . Analisis data menggunakan  Analisis Data menggunakan  analisis  Kelayakan Usahatani  Pengaruh , Faktor Produksi Terhadap Produks i Padi ,  Efisiensi Faktor Produksi dan  Tingkat Skala Usaha (Return to Scale). Hasil dari  penelitian ini adalah  Usahatani padi organik menguntungkan dan layak untuk dilakukan  ditinjau dari nilai RCR organik 2,72 dan nilai RCR konvensional 2,42. Keuntungan  u sahatani padi sawah organik adalah Rp  3.521.148/ha atau 36% lebih tinggi  dibandingkan konvensional sebesar Rp. 2.261.891/ha. Berdasarkan uji t, perbedaan  keuntungan tersebut nyata pada taraf kepercayaan 95% . Faktor produksi lahan, tenaga  kerja, benih, pupuk urea, pupuk KCl, pupuk SP36 dan pestisida secara simultan  berpengaruh nyata terhadap produksi padi organik maupun konvensional.  Untuk  organik, variasi faktor produksi memberikan kontribusi 69,1% terhadap variasi produksi  padi organik, sedangkan untuk konv ensional, variasi faktor produksi memberikan  kontribusi 81,8% terhadap variasi produksi padi konvensional.Faktor produksi yang  dominan mempengaruhi produksi padi sawah organik adalah luas lahan dan pupuk urea,  sedangkan pada padi sawah konvensional adalah  luas lahan, tenaga kerja dan  benih. Faktor produksi lahan, tenaga kerja, benih, pupuk urea, pupuk KCl, pupuk SP36  dan pestisida masih sangat kurang untuk produksi padi organik, sehingga perlu  ditambahkan untuk mencapai tingkat yang efisien . Faktor produksi l ahan, tenaga kerja,  benih, pupuk urea, pupuk KCl, dan pestisida masih sangat kurang untuk produksi padi  konvensional sehingga perlu ditambahkan untuk mencapai tingkat yang efisien. Faktor  produksi pupuk SP36 sudah berlebihan sehingga perlu dikurangi untuk  mencapai  tingkat yang efisien . Proses produksi padi organik maupun konvensional berada pada  tingkat skala usaha yang meningkat ( increasing return to scale ) yang berarti apabila  semua faktor produksi ditambah sebesar satu unit, maka produksi akan meningkat  lebih  besar dari satu unit. Â
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
The author sends the manuscript with the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article belongs to the author and retains publishing rights without restriction.
Copyright includes the non-exclusive right to reproduce and submit articles in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and other similar reproductions, as well as translations. Reproduction of any part of this journal, its storage in the database and its transmission by all forms of media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopying, recording, magnetic media, etc.
The journal editorial board makes every effort to ensure that no false or misleading data, opinions, or statements are published in the journal. Either way, the contents of articles and advertisements published in journals are the sole and exclusive responsibility of each writer and advertiser.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows: Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)

Download Template








