Pelatihan Berfikir Positif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Yatim Pondok Pesantren X Di Palembang

Authors

  • afifah kamilah Mercu Buana University of Yogyakarta image/svg+xml
  • Sri Muliati Abdullah Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakart

DOI:

https://doi.org/10.35891/jip.v9i2.2641

Keywords:

Pelatihan berpikir positif, Kepercayaan diri, Remaja yatim

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepercayaan diri pada remaja yatim sebelum dan sesudah diberikan pelatihan berpikir positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan diukur sebanyak tiga kali (pretest, posttest, dan follow up dalam 10 hari setelah perlakuan). Subjek penelitian ini berjumlah 18 orang remaja yatim dan memiliki skor berpikir positif dan kepercayaan diri yang rendah, subjek terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pembagian kedua kelompok tersebut dilakukan dengan cara random assigment. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa intervensi pelatihan berpikir positif yang dilakukan selama 3 hari. Kelompok kontrol mendapatkan perlakuan setelah follow up dilakukan. Skala berpikir positif dan kepercayaan diri digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian. Hasil analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis Mann Whitney U-Test didapatkan hasil, skor post test antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sebesar Z -3,582 dengan Asymp. Sig sebesar (p=0,000<0.05), dimana terdapat perbedaan skor kepercayaan diri setelah diberikan intervensi pelatihan berpikir positif dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Tingkat kepercayaan diri kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa pelatihan berpikir positif efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri pada remaja yatim.

 

Kata kunci: Pelatihan berpikir positif, Kepercayaan diri, Remaja yatim

References

Albrecht, K. (1994). Brain Power Learn to Improve Your Thinking Skill. New Jersey: Prentice-Hall.inc.

Alsa, K. E. (2012). Berpikir Positif Untuk Menurunkan Stress Psikologis. Jurnal Psikologi, 67-75.

Angelis, B. (2018). Percaya Diri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Anita, L. (2004). 101 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Anak (Usia Balita Sampai Remaja). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Antonius. (2002). Kemandirian Terhadap Interaksi Sosial Remaja Yatim. Jurnal Psikologi.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmani. (2009). The Lawa Of Positive Thingking. Yogyakarta: Gerai Ilmu.

Asmani, J. M. (2009). The Law Of Positive Thingking. Yogyakarta: Gerai Ilmu.

Azwar, S. (2012). Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Bahdal, E. (2010). Asyiknya Berpikir Positive . Jakarta: Zaman.

Bastaman. (2007). Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: PT Raja Grafindo Pustaka.

Corey, G. (2015). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.

Dariyo, A. (2004). Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Ghalia Indonesia.

Deasy, H. (2020). Pelatihan Berpikir Positif Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Remaja Yatim Piatu. Jurnal Psikologi, 1-7.

Dery, I. (2004). Satu Hari Menjadi Lebih Percaya Diri. Jakarta: Media Komputindo.

Devies, P. (2013). Meningkatkan Rasa Percaya Diri. Yogyakarta: Medan Area.

Elfiky, I. (2017). Terapi Berpikir Positif. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Ertyastuti, d. (2012). Pengaruh Pelatihan Berpikir Positif Terhadap Asertivitas Remaja Panti Asuhan. Jurnal Wacana, 1-8.

Fatimah, E. (2010). Psikologi Perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.

Ghufron, M. N. (2012). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Hakim, T. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.

Hakim, T. (2011). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri.

Hawari, D. (2016). Kepercayaan Diri. Jurnal Psikologi.

Hendra, S. (2007). Percaya Diri Itu Penting. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Hurlock, E. (2013). Perkembangan Anak dan Remaja Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Ihsana. (2014). Kepercayaan Diri. Jurnal Psikologi.

Iswindharmanjaya, d. (2014). Satu Hari Menjadi Percaya Diri. Jakarta: PT Gramedia.

Jahja, Y. (2015). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Prenadamedia Gru.

Kurniawan, D. R. (2015). Intervensi Integrasi Perubahan Perilaku (IPP) Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP. Jurnal Psikologi, 69-78.

Lauster. (2012). Tes Kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara.

Lestari, W. (2020). Pelatihan Asertivitas Untuk Memperkuat Self Confidence Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 1-7.

Lindenfield, G. (1997). Mendidik Anak Agar Percaya Diri : Pedoman Bagi Orangtua. Jakarta: Arcan.

Lindenfield, G. (2010). Tips Bisa Percaya Diri. Yogyakarta: Citra Ilmu.

Masrun, &. M. (2012). Usaha Pendidikan Dalam Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Remaja Anak Asuh Panti Asuhan Yatiim. Yogyakarta: Fakultas UGM.

Nurindah, d. (2012). Meningkatkan Optimisme Remaja Panti Sosial dengan Pelatihan Berpikir Positif. Jurnal Psikolo, 34.

Nurmayasari, K. (2015). Hubungan Antara Berpikir Positif dan Perilaku Menyontek Siswa. Jurnal Psikologi, 1-8.

Pangastuti, M. (2014). Efektifitas Pelatihan Berpikir Positif Untuk Menurunkan Kecemasan Menghadapi Ujian Nasional. Jurnal Psikologi, Tidak Diterbitkan.

Papalia, &. O. (2011). Human Development. Jakarta: Salemba Humanika.

Pramesti, A. D. (2016). Peningkatan Rasa Percaya Diri Melalui Pelatihan Asertif Pada Siswa. Jurnal Psikologi, Tidak Diterbitkan.

Putri, D. R. (2017). Pelatihan Berpikir Positif Terhadap Konsep Diri Remaja Yang Tinggal Di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi.

Saifuddin, A. (2013). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sakina, E. (2008, Febuari 23). Berpikir Positif Berpikir Benar. Diambil kembali dari ebook: http-inspirasi-motivasi-blogspot-com.html

Santrock, J. W. (2013). Life Span Development. Jakarta: Erlangga.

Sanusi. (2012). Pendidikan Kemandirian Di Pondok Pesantren. Jurnal Psikologi.

Sarastika, P. (2014). Terampil Percaya Diri. Yogyakarta: Araska.

Sarwono, S. W. (2010). Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS . Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2008). Metode Penenlitian Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabet.

Supriyo. (2008). Studi Kasus Bimbingan Konseling. Semarang: CV Nievw Setapak.

Suseno, M. N. (2013). Efektivitas Pembentukan Karakter Spiritual Untuk Meningkatkan Optimisme Terhadap Masa Depan Anak Yatim Piatu. Jurnal Intervensi Psikologi, 27-47.

Syahrul. (2015). Pengaruh Kelekatan Remaja Dengan Ibu, Ayah & Teman Sebaya. Jurnal Psikologi, 1-8.

Yanuar, A. (2011). 100 % Bisa Selalu Berpikir Positif. Yogyakarta: Diva Press.

Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Eksperimen. Yogyakarta: Toreny Book.

Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2022-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pelatihan Berfikir Positif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Yatim Pondok Pesantren X Di Palembang . (2022). Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 9(2), 211-222. https://doi.org/10.35891/jip.v9i2.2641