Peran Self-Compassion Terhadap Penguatan Kesehatan Mental Remaja di Panti Asuhan

  • Akbar Nur Aziz Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Azam Syukur Rahmatullah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Akif Khilmiyah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Keywords: Kesehatan Mental, Panti Asuhan, Self-Compassion, Remaja

Abstract

Remaja adalah fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang seringkali ditandai oleh timbulnya masalah, sehingga penting bagi remaja untuk mendapatkan dukungan dari orang tua. Namun, situasinya berbeda bagi remaja yang tinggal di panti asuhan, Oleh karena itu, penting untuk mempraktikkan sikap kasih sayang terhadap diri sendiri dalam menghadapi masalah kesehatan mental remaja di panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-compassion terhadap kesehatan mental bagi remaja yang tinggal di panti asuhan. Metode penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan melibatkan 43 responden dengan rentan umur 12-18 tahun. Penelitian ini dilakukan di Panti Asuhan Daarut Taqwa yang beralamat Desa Sidomulyo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, DIY. Data penelitian diperoleh dengan penyebaran kuesioner, melakukan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data kualitatif dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sementara analisis data kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion memiliki pengaruh sebesar 21,9% terhadap kesehatan mental remaja di panti asuhan. Sementara itu 78,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti pola asuh, lingkungan, tingkat keterbukaan diri, dan pendidikan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental pada remaja di panti asuhan termasuk latar belakang keluarga yang melibatkan kasus KDRT, paparan kepada materi porno, serta kurangnya perhatian dalam pola pengasuhan.

 

References

Arini, M. (2018). Memilih Desain Penelitian Mixed-Methods. Retrieved July 14, 2022, from umy.ac.id website: http://merita.staff.umy.ac.id/2018/04/21/memilih-desain-penelitian-mixed-methods/

Armis. (2015). Manajemen Panti Asuhan At- Taqwa Muhammadiyah dalam Membina Kepribadian Siswa Mts Muhammadiyah Padang. Al Fikrah, 3(2), 137–145. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31958/jaf.v3i2.397

Ayu Rianti, S., & Hidaya, N. (2020). Peran Agama dalam Membentuk Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Manthiq, V(1), 25–31. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29300/mtq.v5i1.3240

Aziz, R. (2015). Aplikasi Model RASCH dalam Pengujian Alat Ukur Kesehatan Mental di Tempat Kerja. Jurnal Psikoislamika, 12(2), 29–39. https://doi.org/https://doi.org/10.18860/psi.v12i2.6402

Blakemore, S. J. (2019). Adolescence and mental health. The Lancet, 393(10185), 2030–2031. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(19)31013-X

Collishaw, S., & Sellers, R. (2020). Trends in Child and Adolescent Mental Health Prevalence, Outcomes, and Inequalities. In E. Taylor (Ed.), Mental Health and Illness of Children and Adolescents (pp. 63–73). Singapore: Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-10-2348-4_9

Daulay, F. (2021). Motif Anak Panti Asuhan di Malang Dibully Usai Diperkosa, Korban Begitu Terpukul. Retrieved July 12, 2022, from Indozone.id website: https://www.indozone.id/news/L9s8Qo7/motif-anak-panti-asuhan-di-malang-dibully-usai-diperkosa-korban-begitu-terpukul/read-all

Desmana, R. C. (2022). Ladung, Kesehatan Mental Remaja Korban Kekerasan Verbal di Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan (UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu). UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Retrieved from http://repository.iainbengkulu.ac.id/8947/

Elon, Y., & Malinti, E. (2019). Fenomena Merokok Pada Anak Usia Remaja: Studi Kualitatif. Klabat Journal of Nursing, 1(1), 78. https://doi.org/10.37771/kjn.v1i1.385

Faristiana, A. R., & Yudhistira, N. E. (2022). Sikap Pesimis Remaja terhadap Orientasi Masa Depan. Rosyada: Islamic Guidance and Counseling, 3(1), 61–74. https://doi.org/doi.org/10.21154/rosyada.v3i1.4685

Ferreira, C., Pinto-Gouveia, J., & Duarte, C. (2013). Self-compassion in the face of shame and body image dissatisfaction: Implications for eating disorders. Eating Behaviors, 14(2), 207–210. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.eatbeh.2013.01.005

Harahap, E., Sukatno, S., & Warzuqni, A. (2021). Kesehatan Mental Remaja Putri Korban Perceraian Orang Tua. Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 268. https://doi.org/10.31604/ristekdik.2021.v6i2.268-272

Hartono, M. M., Aritonang, M. K., Ariska, M., Paula, V., & Barus, N. S. (2021). Gambaran Self-Compassion Pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat Satu [Description of Self-Compassion in First Year Nursing Students]. Nursing Current Jurnal Keperawatan, 8(2), 217. https://doi.org/10.19166/nc.v8i2.3106

Haryanti, D., Pamela, E. M., & Susanti, Y. (2019). Perkembangan mental emosional remaja di panti asuhan. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 4(2), 97–104. https://doi.org/doi.org/10.26714/jkj.4.2.2016.97-104

Hidayati, D. S. (2015). Self compassion dan loneliness. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(1), 154-164. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jipt.v3i1.2136

Jahja, Y. (2011). Psikologi perkembangan (1, Ed.). Jakarta: Kencana. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=5KRPDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA3&dq=fase+perkembangan+manusia+dalam+psikologi&ots=DYBCQwKC0N&sig=bL7GbS4orFqPWDwgm0C7Xz0f8xE&redir_esc=y#v=onepage&q=fase perkembangan manusia dalam psikologi&f=false

Jemimut, Y. (2021). Peranan Orang Tua Asuh dalam Pembinaan Moral Anak Usia Remaja di Panti Asuhan Panjura Kota Malang Yustina. Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 1(1), 9–15. Retrieved from https://conference.unikama.ac.id/artikel/index.php/fip/article/view/427

Jiao, J., & Segrin, C. (2022). The Development and Validation of the Overparenting Scale – Short Form. Emerging Adulthood, 10(3), 744–751. https://doi.org/10.1177/21676968211052783

Julianti Ratna, J. M., Sumargi, A. M., Engry, A., & Jonathan, A. (2021). Strength-based parenting dan self-compassion pada mahasiswa. Psychopreneur Journal, 5(2), 80–89. https://doi.org/10.37715/psy.v5i2.2317

Kawitri, A. Z., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2020). Peran Self-Compassion terhadap Dimensi-dimensi Kualitas Hidup Kesehatan pada Remaja Panti Asuhan. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(1), 01–18. https://doi.org/10.15575/psy.v7i1.4406

KBBI. (2022). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Retrieved from https://kbbi.kemdikbud.go.id

Mariyona, K. (2020). Dampak Kekerasan Seksual Pada Remaja Putri Dalam Proses Pembelajaran Di Smps Psm Kota Bukittinggi. MIKIA: Mimbar Ilmiah Kesehatan Ibu Dan Anak (Maternal and Neonatal Health Journal), 4(2), 16–21. https://doi.org/10.36696/mikia.v4i2.13

Marizka, D. S., Maslihah, S., & Wulandari, A. (2019). Bagaimana Self-Compassion Memoderasi Pengaruh Media Sosial Terhadap Ketidakpuasan Tubuh? Jurnal Psikologi Insight, 3(2), 56–69. https://doi.org/10.17509/insight.v3i2.22346

Marsh, I. C., Chan, S. W. Y., & Macbeth, A. (2018). Self-compassion and Psychological Distress in Adolescents — a Meta-analysis. Mindfulness, 9(4), 1011–1027. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s12671-017-0850-7

Menon, Rajitha. & Mohan, S. (2020). The Buffering Effect of Self-Compassion on the Relationship between Attachment Dimensions and Life Satisfaction of Female Adolescents Living in Orphanages. Indian Journal of Health and Well-Being, 11(4), 293–299. Retrieved from http://www.iahrw.com/index.php/home/journal_detail/19#list

Moningka, R. C. (2013). Pemaknaan Self Compassion Pada Tenaga Kesehatan Di Jakarta Utara Melalui Pendekatan Psikologi Ulayat. PSIBERNETIKA, 6(2), 29–43. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30813/psibernetika.v6i2.520

Muhyani, A. H., & Yusup, Y. (2022). Hubungan Peran Guru PAI dengan Kesehatan Mental Siswa di SMK Negeri 1 Cibinong Selama Covid-19. Pendidikan Islam, 11, 279–296. https://doi.org/10.30868/ei.v11i02.2360

Murfield, J., Moyle, W., & O’Donovan, A. (2020). Self-compassion as an applicable intervention target for family carers of older adults: A conceptual commentary. International Journal of Geriatric Psychiatry, 35(4), 376–383. https://doi.org/10.1002/gps.5257

Neff, Kristian D. (2003). Self-Compassion: An Alternative Conceptualization of a Healty Attitude Toward Oneself. Journal of Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860390129863

Neff, Kristin D. (2011). Self-compassion, self-esteem, and well-being. Social and Personality Psychology Compass, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2010.00330.x

Oktariani, O. (2021). Dampak Toxic Parents dalam Kesehatan Mental Anak. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K), 2(3), 215–222. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v2i3.107

Palupi, P. A. (2022). Videonya Sempat Viral, Korban Pelecehan Seksual di Nol Kilometer Laporkan Pelaku ke Polresta Yogyakarta. Retrieved July 20, 2022, from suarajogja.id website: https://jogja.suara.com/read/2022/07/07/171526/videonya-sempat-viral-korban-pelecehan-seksual-di-nol-kilometer-laporkan-pelaku-ke-polresta-yogyakarta

Pietrangelo, A. (2019). What You Should Now About Cutting. Retrieved November 9, 2021, from Healthline.com website: https://www.healthline.com/health/cutting

Puspita, S. M. (2019). Kemampuan Mengelola Emosi Sebagai Dasar Kesehatan Mental Anak Usia Dini. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 5(1), 85–92. https://doi.org/doi.org/10.29062/seling.v5i1.434

Rahma, U., & Puspitasari, R. (2019). Self-compassion dan Subjective Well-being Remaja Tunadaksa. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 157–164. https://doi.org/10.15575/psy.v6i2.4059

Rahmatullah, S. A., & Diana, W. (2022). Super Parenting untuk Orang Tua Dalam Menyikapi dan Mendidik Anak Dalam Tumbuh Kembangnya. Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 01(3), 143–153. https://doi.org/10.55824/jpm.v1i3.100

Rahmawati, D. B., Listiyandini, R. A., & Rahmatika, R. (2019). Resiliensi Psikologis dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Hidup terkait Kesehatan pada Remaja di Panti Asuhan. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 11(1), 21–30. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31289/analitika.v11i1.2314

Setiawan, K. (2021). Kemensos Berikan Perlindungan kepada 4 Jutaan Anak Yatim-Piatu. Retrieved June 26, 2022, from Kementrian Sosisal Republik Indonesia website: https://kemensos.go.id/kemensos-berikan-perlindungan-kepada-4-jutaan-anak-yatim-piatu

Suci, A. W., & Anggapuspa, M. L. (2021). Perancangan Buku Interaktif Self-Compassion. Jurnal Barik, 2(2), 96–107. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/

Vharensie, A. (2021). Konsep Pendidikan Remaja untuk Menanamkan Akhlak dalam Perspektif Islam (UIN Raden Intan Lampung). UIN Raden Intan Lampung. Retrieved from http://repository.radenintan.ac.id/15971/

Wardi, R. A., & Ningsih, Y. T. (2021). Kontribusi Self Compassion terhadap Pembentukan Psychological Well-Being (Kesejahteraan Psikologis) : Sebuah Studi Literatur. Jurnal Riset Psikologi, 2021(1), 1–12. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24036/jrp.v2021i1.10754

WHO. (2014). Mental health: a state of well-being. Retrieved from http://www.who.int/features/f%0Aactfiles/mental_health/en/

Wibowo, D. A., & Zen, D. N. (2020). Pentingnya Pengetahuan Masyarakat Tentang Kesehatan Jiwa Di Dusun Cimamut Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 2(1), 65. https://doi.org/10.25157/ag.v2i1.3344

Windu, G. A. (2021, December). Kesehatan Mental bagi Anak-anak Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi. Retrieved June 27, 2022, from Kompasiana.com website: https://www.kompasiana.com/gheaardywindututunineke6071/61c5ac319bdc4054f342bf63/kesehatan-mental-bagi-anak-anak-panti-asuhan-taqwa-al-qolbi

Yulianingsih, D. (2020). Kesehatan Mental Remaja pada Komunitas Broken Home di Kota Semarang (Universitas Muhammadiyah Semarang). Universitas Muhammadiyah Semarang. Retrieved from http://repository.unimus.ac.id/4371/

Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 324–330. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i2.14352

Published
2023-09-30
How to Cite
Aziz, A. N., Rahmatullah, A. S., & Khilmiyah, A. (2023). Peran Self-Compassion Terhadap Penguatan Kesehatan Mental Remaja di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 10(2), 330-350. https://doi.org/10.35891/jip.v10i2.3727
Section
Articles