Disonansi Kognitif Pada Perempuan Berhijab Yang Merokok
DOI:
https://doi.org/10.35891/jip.v11i1.3728Keywords:
disonansi kognitif, merokok, perempuan berhijabAbstract
Perempuan berhijab memiliki citra sebagai perempuan yang patuh perintah agama, citra tersebut membuat mereka yang menunjukkan perilaku berbeda mendapat pandangan tersendiri di masyarakat. Salah satu bentuk perilaku berbeda tersebut adalah merokok. Merokok dipandang kurang pantas bagi perempuan muslim, namun tetap ada yang melakukannya. Perilaku tersebut mengakibatkan munculnya disonansi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran disonansi kognitif pada perempuan berhijab yang merokok dengan menggunakan dimensi disonansi kognitif milik Festinger (1957). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Wawancara dilakukan dengan partisipan yang berjumlah lima orang perempuan berhijab dewasa muda. Data yang telah terkumpul melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil temuan dapat dikategorikan dalam lima tema utama. Pertama, inkonsistensi logika dimana logika partisipan saling mengingkari logika lainnya. Kedua, pendapat umum yang ada disekitar partisipan. Ketiga, nilai-nilai budaya di Indonesia mengenai perempuan berhijab yang merokok. Keempat, pengalaman masa lampau yang merupakan dasar keputusan merokok. Kelima, cara menguragi disonansi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima partisipan menjadikan rokok sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan, khususnya ketika mereka merasa sedang berada dalam tekanan.
References
Amos, A. (1996). Women and smoking. British Medical Bulletin, 52(1), 74–89. https://doi.org/10.1093/oxfordjournals.bmb.a011534
Amos, A., & Haglund, M. (2000). From social taboo to “torch of freedomâ€: The marketing of cigarettes to women. Tobacco Control, 9(1), 3–8. https://doi.org/10.1136/tc.9.1.3
Barraclough, S. (1999). Women and tobacco in Indonesia. Tobacco Control, 8(3), 327–332. https://doi.org/10.1136/tc.8.3.327
Birt, L., Scott, S., Cavers, D., Campbell, C., & Walter, F. (2016). Member checking: a tool to enhance trustworthiness or merely a nod to validation? Qualitative Health Reseach, 26(13), 1802–1811. https://doi.org/10.1177/1049732316654870
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3, 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Cahyo, K., Wigati, P. A., & Shaluhiyah, Z. (2012). Rokok, pola pemasaran dan perilaku merokok siswa SMA/sederajat di kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(1), 75–84. https://doi.org/10.14710/mkmi.11.1.75-85
Cresswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif dan desain riset. Pustaka Belajar.
David, N. Ben, & Zion, U. Ben. (2009). Factors affecting smoking tendency and smoking intensity. Health Education, 109(3), 193–212. https://doi.org/10.1108/0965428091095554
Fadholi, Prisanto, G. F., Ernungtyas, N. F., Irwansyah, & Hasna, S. (2020). Disonansi kognitif perokok aktif di Indonesia. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi ), 11(1), 1–14. https://doi.org/10.24036/rapun.v11i1.108039
Festinger. (1957). A theory of cognitive dissonance. Stanford Universitas Press.
Ghouri, N., Atcha, M., & Sheikh, A. (2006). Influence of Islam on smoking among Muslims. British Medical Journal, 332(7536), 291–294. https://doi.org/10.1136/bmj.332.7536.291
Graham, H. (2010). Women’s smoking and social disadvantage. In The International Handbook of gender and poverty: Concept, reasearch and policy (pp. 339–346). Edward Elgar Publishing.
Handayani, A. (2012). Perempuan berbicara kretek. Indonesia Berdikari.
Hastan, A. A., & Azeharie, S. S. (2018). Vaping sebagai bagian dari budaya populer: Studi gaya hidup pada perempuan berhijab pengguna vape di komunitas @hijabvapersindonesia. Koneksi, 2(2), 226–232. https://doi.org/10.24912/kn.v2i2.3889
Kemenkes. (2013). Indonesia Nomor 28 Tahun 2013 tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan Dan Informasi Kesehatan Pada Kemasan Produk Tembakau. Kemenkes RI.
Mackay, J., & Amos, A. (2003). Women and tobacco. Respirology, 8(2), 123–130. https://doi.org/10.1046/j.1440-1843.2003.00464.x
Magviroh, M. (2017). Disonansi kognitif perempuan berjilbab yang merokok:Studi kasus pada mahasiswi UNPAD kampus Dipatiukur Bandung. (Vol. 54) [UIN Sunan Gunung Djati]. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/5335
Martini, S. (2014). Makna merokok pada remaja putri perokok. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Perkembangan, 3(2), 119–127. http://journal.unair.ac.id/filerPDF/jppp4111b62529full.pdf
Nichter, M., Padmawati, S., Danardono, M., Ng, N., Prabandari, Y., & Nichter, M. (2009). Reading culture from tobacco advertisements in Indonesia. Tobacco Control, 18(2), 98–107. https://doi.org/10.1136/tc.2008.025809
Oboni, J. B., Marques-Vidal, P., Bastardot, F., Vollenweider, P., & Waeber, G. (2016). Impact of smoking on fertility and age of menopause: A population-based assessment. BMJ Open, 6(11), 1–9. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2016-012015
Putri, A. R., & Naryoso, A. (2021). Proses pengungkapan diri perokok wanita berjilbab di lingkungan pertemanan bukan erokok. Interaksi Online, 9(3), 208–216. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/31455
Rahmansyah. (2020). Rokok herbal perspektif hukum positif dan hukum Islam [Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/54125
Salsabila, H. D. (2019). Lokus kendali kesehatan dan disonansi kognitif pada wanita perokok berhijab. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(3), 351–359. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/4792
Sloss, E. M., & Frerichs, R. R. (1983). Smoking and menstrual disorders. International Journal of Epidemiology, 12(1), 107–109. https://doi.org/10.1093/ije/12.1.107
Suatan, A. T. (2021). Studi review sistematis: Aplikasi teori disonansi kognitif dan upaya reduksinya pada perokok remaja. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 5(1), 72–82. https://doi.org/10.51544/jlmk.v5i1.1556
Sudradjat, S. E. (2019). Kajian efek rokok elektrik terhadap kesehatan. Jurnal Kedokteran Meditek, 25(3), 115–117. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v25i3.1775
Surya, Y. W. I. (2008). Citra perempuan Islam kontemporer: Representasi perempuan Islam dalam sinetron ramadhan. Jurnal Penelitian Dinas Sosial, 7(2), 77–87. https://journal.unair.ac.id/JPDS@citra-perempuan-islam-kontemporer--representasi-perempuan-islam-dalam-sinetron-ramadhan-article-2713-media-26-category-8.html
Trigiyatno, A. (2011). Fatwa hukum merokok dalam perspektif MUI dan Muhammadiyah. Jurnal Penelitian, 8(1), 57–76. https://doi.org/10.28918/jupe.v8i1.42
West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar teori komunikasi: Analisis dan aplikasi. Salemba Humanika.
WHO. (2020). Menaikkan cukai dan harga produk tembakau: Untuk Indonesia sehat dan sejahterah.
World Health Organization. https://www.who.int/indonesia/news/detail/09-10-2020-pernyataan-who-indonesia-sehat-dan-sejahtera-melalui-cukai-dan-harga-produk-tembakau-yang-lebih-tinggi
Downloads
Published
Issue
Section
License
The author sends the manuscript with the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article belongs to the author and retains publishing rights without restriction.
Copyright includes the non-exclusive right to reproduce and submit articles in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and other similar reproductions, as well as translations. Reproduction of any part of this journal, its storage in the database, and its transmission by all forms of media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopying, recording, magnetic media, etc.




