Self-Efficacy dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Rantau dari Luar Pulau Jawa

  • Nola Marsela Gendolang Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
  • Krismi Diah Ambarwati Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Keywords: mahasiswa rantau, quarter life crisis, self-efficacy

Abstract

Self-efficacy memengaruhi quarter life crisis. Individu dengan self-efficacy yang tinggi akan cenderung memiliki rasa yakin dan percaya akan kemampuan yang dimiliki dalam melewati suatu persoalan. Maka, peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa rantau dari luar pulau Jawa di Kota Salatiga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa rantau dari luar pulau Jawa di Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Partisipan dalam penelitian ini adalah 335 mahasiswa rantau dari luar pulau Jawa di kota Salatiga yang berusia 18-29 Tahun. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala quarter life crisis dengan nilai α = .886 dan skala self-efficacy dengan nilai α = .881. Data penelitian diproses dengan menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson dengan bantuan program SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan quarter life crisis, yang dapat diartikan semakin rendah self-efficacy maka semakin tinggi quarter life crisis, begitu pun sebaliknya. Sehingga hipotesis penelitian ini diterima.

References

Amalia, R., Suroso., & Pratitis, N. T. (2021). Psychological well being, self efficacy dan quarter life crisis pada dewasa awal. Doctoral Dissertation, 5(1), 1–10. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/28159

Arnett, J. J. (2004). Emerging Adulthood: The Winding Road from the Late Teens through the Twenties. In Emerging Adulthood: The Winding Road from the Late Teens through the Twenties. New York, NY, US: Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195309379.001.0001

Atwood, J. D., & Scholtz, C. (2008). The quarter-life time period: An age of indulgence, crisis or both? Contemporary Family Therapy, 30(4), 233–250. https://doi.org/10.1007/s10591-008-9066-2

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84, 1-. https://doi.org/10.1007/978-3-319-%0A75361-4%0D

Bandura, A. (1997). Self Efficacy The Exricise Of Control. USA: W.H Freeman and Company.

Fauzia, N., Asmaran, A., & Komalasari, S. (2021). Dinamika Kemandirian Mahasiswa Perantauan. Jurnal Al-Husna, 1(3), 167. https://doi.org/10.18592/jah.v1i3.3918

Feist, J., & Feist, G. J. (2017). Teori Kepribadian. In Jilid 2 (Vol. 2012). Salemba Humanika.

Habibie, A., Syakarofath, N. A., & Anwar, Z. (2019). Peran Religiusitas terhadap Quarter-Life Crisis (QLC) pada Mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(2), 129. https://doi.org/10.22146/gamajop.48948

Habu, A. S. M. (2020). Hubungan Quarter-Life Crisis Dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. WALISONGO Institutional Repository, 7(5), 1–2.

Hidayati, F., & Muttaqien, F. (2020). Hubungan Self Efficacy Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2015. Psikoislamedia : Jurnal Psikologi, 5(1), 75. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v5i1.6302

Kartika, R. D., Deria, D., & Ruhansih, D. S. (2018). Hubungan Antara Strategi Penanggulangan Stres (Coping Stress) Dengan Keyakinan Diri Mampu (Self-Eficacy) Pada Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Tugas Akhir Di Jurusan Radiodiagnostik Dan Radiotherapy Politeknik “X” Bandung. Jurnal Fokus, 1(1), 1–10. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/fokus/article/view/64

Nash, Robert J., & Murray, Michele C. (2011). Helping College Students Find Purpose: The Campus Guide to Meaning-Making. Journal of College Student Development, 52(4), 505–507. https://doi.org/10.1353/csd.2011.0049

Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2014). Menyelami Perkembangan Manusia Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.

Robbins, A., & Wilner, A. (2001). Quarterlife crisis : the unique challenges of life in your twenties. In Penguin Putnam. New York: Penguin Putnam, Inc. http://www.amazon.com/dp/1585421065

Rossi, N. E., & Mebert, C. J. (2011). Does a quarterlife crisis exist? Journal of Genetic Psychology, 172(2), 141–161. https://doi.org/10.1080/00221325.2010.521784

Safriyantini, S. (2020). Quarter Life Crisis, Bikin Galau Kalangan Twenties. In Artikel Online. https://gensindo.sindonews.com/read/14425/700/quarter-life-crisis-bikin-galau-kalangan-twenties-1588370713

Santrock. (2007). Perkembangan anak (kesebelas). Jakarta: Erlangga.

Sari, D. T., & Aziz, A. (2022). Hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa psikologi Universitas Medan Area. Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, 4(1), 82–90.

Walshe, Ó. (2018). The Quarter-Life Crisis: Investigating emotional intelligence, self-esteem and maximization as predictors of coping self-efficacy. Dublin Business School, 1–60. https://esource.dbs.ie/handle/10788/3449

Wood, D., Crapnell T., Lau, L., B., A., Lotstein, D., Ferris, M., &, & Kuo, A. (2018). Emerging adulthood as a critical stage in the life course. In: Halfon N., Forrest C., Lerner R., Faustman E. (Eds.),. In Handbook of Life Course Health Development. Springer.

Published
2023-09-29
How to Cite
Gendolang, N. M., & Ambarwati, K. D. (2023). Self-Efficacy dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Rantau dari Luar Pulau Jawa. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 10(2), 253-264. https://doi.org/10.35891/jip.v10i2.3759
Section
Articles