Gambaran Psychological Well-Being Peran Ganda Pada Working Mom di Sektor Informal

Authors

  • Ega Yugesti Sari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Tyas Nawang Wulan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Ainus Saqifah Fuadi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Lintang Nezia Arkhindah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Diana Wahid Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Nina Zulida Situmorang Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Elli Nur Hayati Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35891/jip.v11i2.4857

Keywords:

peran ganda, psychological wellbeing, sektor informal, working mom

Abstract

Peran ganda pada working mom di sektor informal mengalami tekanan psikologis, memiliki konflik peran sehingga menyebabkan rendahnya psychological well-being. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran psychological well-being peran ganda pada working mom di sektor informal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 5 subjek. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) rendahnya penerimaan diri pada subjek DL, S, dan M sedangkan subjek SY dapat dikatakan penerimaan diri kategori sedang dan subjek R memiliki penerimaan diri yang tinggi; (2) hubungan positif dengan orang lain pada subjek DL, S, M, dan SY cenderung sedang dan subjek R memiliki hubungan positif dengan orang lain kategori tinggi; (3) kemandirian, kelima subjek mempunyai kemandirian yang tinggi; (4) penguasaan lingkungan, kelima subjek mempunyai penguasaan lingkungan yang tinggi; (5) kelima subjek belum terlalu memahami apa tujuan, misi, dan arah yang membuatnya merasa hidup; (6) pengembangan diri, kelima subjek belum mampu secara maksimal mengembangkan potensi yang dimiliki. Kesimpulannya Working mom memerlukan dukungan sosial dari suami, keluarga dan masyarakat sekitarnya agar psychological well-being dapat meningkat.

References

Adler, A., Unanue, W., Osin, E., Ricard, M., Alkire, S., & Seligman, M. (2017). Happiness : Transforming the development landscape. In Chapter 7: Psychological wellbeing (pp. 118–155). The Centre for Bhutan Studies and GNH.

Apreviadizy, P., & Puspitacandri, A. (2014). Perbedaan stres ditinjau dari ibu bekerja dan ibu tidak bekerja. Jurnal Psikologi Tabularasa, 9(1), 58–65. https://doi.org/https://doi.org/10.26905/jpt.v9i1.233

Apriani, A. N., Mariyanti, S., & Safitri, M. (2021). Gambaran work-life balance pada ibu yang bekerja. JCA Psikologi, 2(4), 58–67. https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/jpsy/article/view/178

Apsaryanthi, N. L. K., & Lestari, M. D. (2017). Perbedaan tingkat psychological well-being pada ibu rumah tangga dengan ibu bekerja di kabupaten Gianyar. Jurnal Psikologi Udayana, 4(1), 110–118. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24843/JPU.2017.v04.i01.p12

Bungin, B. (2011). Penelitian kualitatif. Kencana Predana Media Group.

Clemente, M., Hezomi, H., Allahverdipour, H., Jafarabadi, M. A., & Safaian, A. (2016). Stress and psychological well-being: An explanatory study of the Iranian female adolescents. Journal of Child and Adolescent Behaviour, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.4172/2375-4494.1000282

Creswell, J. W. (2012). Research design pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Pelajar.

Damayanti, H., & Mursid, A. (2021). Pengaruh occupational stress dan psychological contract terhadap work engagement melalui psychological well-being di saat pandemi covid 19 (Studi pada Karyawan KCP Bank Jateng Pasar Johar). Magisma: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 9(1), 12–26. https://doi.org/10.35829/magisma.v9i1.131

Ganna, Q. N., & Fitri, S. I. (2022). Pengaruh kesejahteraan psikologis (psychological well-being) terhadap kepuasan kerja (job satisfaction) pada karyawan PT. X. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(4), 6033–6039.

Hartati, R. (2021). Tanggung jawab pendidikan anak pada ibu bekerja melayu Riau yang memiliki balita. Islamika, 4(1), 13–24. https://doi.org/10.37859/jsi.v4i1.2125

Hartati, R. (2024). Psychological well-being pada ibu bekerja. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(1), 1544–1555. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7986

Johal, S. K., & Pooja. (2016). Relationship between mental health and psychological well being of prospective female teachers. IOSR Journal of Research & Method in Education, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.9790/7388-06120106

Kosasih, E. R., & Rahmawati, K. D. (2022). Dukungan keluarga dan psychological well being ibu work from home saat pandemi covid-19 di Denpasar. Journal of Psychological Science and Profession, 6(1), 66–75. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jpsp.v6i1.35939

Lavee, Y., Sharlin, S., & Katz, R. (1996). The effect of parenting stress on marital quality: An integrated mother–father model. Journal of Family Issues, 17(1), 114–135. https://doi.org/https://awspntest.apa.org/doi/10.1177/019251396017001007

Ni’matuzzahroh, & Prasetyaningrum, S. (2018). Observasi: Teori dan aplikasi dalam psikologi. Universitas Muhammadiyah Malang.

Pedhu, Y. (2022). Kesejahteraan psikologis dalam hidup membiara. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 10(1), 65–78. https://doi.org/10.29210/162200

Pratiwi, Y. P., & Coralia, F. (2022). Studi mengenai gambaran subjective well-being pada ibu pekerja selama masa pandemi covid-19. Jurnal Riset Psikologi, 1(2), 140–146. https://doi.org/10.29313/jrp.v1i2.560

Purwanto, A. B., & Sahrah, A. (2020). Resiliensi dan beban kerja terhadap stres kerja pada polisi lalu lintas. Psikotudia: Jurnal Psikologi, 9(3), 260–266. https://doi.org/10.30872/psikostudia

Putra, L. P. (2016). Pengaruh aktualisasi diri dan dukungan sosial terhadap ketakutan akan sukses pada wanita karir. Motivasi, 3(1), 154–168.

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Said, D. A. (2016). Potret ketimpangan gender dalam ekonomi. Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Scarvanovi, B. W., & Priyatama, A. N. (2023). “Legowoâ€: Sebuah gambaran kebersyukuran san kesejahteraan psikologis guru pendidikan anak usia dini. Jurnal Psikologi Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 10(1), 58–74. https://doi.org/https://doi.org/10.35891/jip.v8i2

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Taylor, S. E. (2015). Health psychology, Ninth Edition. In McGraw-Hill Education.

Trayudi, B., & Dewi, M. P. (2023). Pengaruh stres kerja terhadap psychological well-being pada ibu bekerja work from home. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(2), 789–794.

Wibowo, M. E. S., & Djastuti, I. (2019). Psychological well-being pekerja informal sektor industri kreatif UMKM di kota Semarang (studi fenomenal pada kampung batik semarangan). INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.31842/jurnal-inobis.v3i1.116

Downloads

Published

2024-09-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gambaran Psychological Well-Being Peran Ganda Pada Working Mom di Sektor Informal. (2024). Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 11(2), 333-356. https://doi.org/10.35891/jip.v11i2.4857