Makna Marga bagi Mahasiswa Suku Batak sebagai Identitas Diri di Perantauan
DOI:
https://doi.org/10.35891/jip.v12i2.5960Keywords:
identitas diri, marga, suku batakAbstract
Marga merupakan tanda pengenal dan identitas khas pada masyarakat suku Batak yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, termasuk bagi mahasiswa Batak yang merantau. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran marga dalam membentuk identitas diri mahasiswa Batak di perantauan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah dua orang yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data teks, initial coding, kategorisasi tema, penghitungan frekuensi, interpretasi makna, dan penyajian temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marga berperan sebagai social identity, communal cohesion, collective pride, moral cognition, esteem needs, dan self-expression. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa marga merupakan elemen penting dalam pembentukan identitas sosial mahasiswa Batak di lingkungan multikultural.
References
Amin, Z. N., Loekmono, J. T. L., Sofyan, A., & Mulyawati, V. (2020). Kontribusi identitas etnis dan identitas akademik terhadap subjective well-being mahasiswa. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 3(1). https://doi.org/10.30596/bibliocouns.v3i2.4967
Dinanta, S., Ginting, B., Simbolon, I. S., Nastiti, Y., & Basataka, J. (2021). Nilai dan makna larangan marsiolian sesama marga Parna suku Batak. Jurnal Basataka (JBT), 4(1).
Erikson, E. (1968). Youth: Identity and crisis. New York, NY: W. W. Norton.
Firmando, H. B. (2021). Kearifan lokal sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu dalam merajut harmoni sosial di kawasan Danau Toba. Aceh Anthropological Journal, 5(1). https://doi.org/10.29103/aaj.v5i1.4613
Fitriyani, L. R., & Nurhajati, L. (2018). Pola komunikasi kekerabatan suku Batak dalam penggunaan marga untuk menjalin keakraban. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 17(2). https://doi.org/10.32509/wacana.v17i2.620
Hutagaol, F. W., & Nurussa’adah, E. (2021). Etnografi komunikasi tradisi pariban dalam pernikahan adat suku Batak Toba. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2).
Ismi Fatimah, & Mugiarso, H. (2023). Ethnic identity and subjective well-being in students with Javanese and Chinese backgrounds. Academic Journal of Psychology and Counseling, 4(1). https://doi.org/10.22515/ajpc.v4i1.6865
Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.
Novelita, R., Luthfie, M., & Fitriah, M. (2019). Komunikasi budaya melalui prosesi perkawinan adat pada suku Batak Toba. Jurnal Komunikatio, 5(2). https://doi.org/10.30997/jk.v5i2.1752
Pandiangan, L. E. A. M. (2016). Analisa hukum perkawinan satu marga menurut adat Batak Toba. Jurnal Hukum Tô-Râ, 3(2).
Pranata, B., Laia, Y., & Lumban Gaol, M. (2019). Perancangan sistem penyusunan marga suku Batak Toba berbasis web. Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Prima (Jusikom Prima), 3(1). https://doi.org/10.34012/jusikom.v3i1.565
Puspita, D., & Arrianie, L. (2020). Cohesiveness, sense of ethnicity, and stereotyping in the group communication of Batak students in Bengkulu University. Journal Communication Spectrum, 10(1). https://doi.org/10.36782/jcs.v10i1.1957
Purba, A. I. (2022). Peranan marga terhadap kerukunan beragama pada masyarakat Kota Tanjung Balai Sumatera Utara. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(1). https://doi.org/10.37304/enggang.v3i1.7837
Riada, M. R. (2023). Pengaruh dukungan sosial terhadap psychological well-being mahasiswa perantau di masa pandemi Covid-19. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(5). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i5.2014
Simbolon, D. (2012). Memahami komunikasi beda budaya antara suku Batak Toba dengan suku Jawa di Kota Semarang (Studi pada mahasiswa suku Batak Toba dengan suku Jawa di Universitas Semarang). Jurnal The Messenger, 4(1).
Sumule, M. (2022). Orang Batak mempertahankan identitas etnisnya. Indonesian Annual Conference Series.
Tajfel, H., & Turner, J. C. (1979). An integrative theory of intergroup behavior. In W. G. Austin & S. Worchel (Eds.), The social psychology of intergroup relations (pp. 33–47). Monterey, CA: Brooks/Cole.
Tambun, T. A., & Sudrajat, R. H. (2015). Identitas diri mahasiswa Batak Toba perantau generasi ketiga di Kota Bandung. EProceedings of Management, 2(3).
Tari, A. P. L., & Nastiti, D. (2022). The relationship between peer social support and academic stress during the Covid-19 pandemic for students of the 3rd semester of psychology and educational sciences at Muhammadiyah University of Sidoarjo. Academia Open, 6. https://doi.org/10.21070/acopen.6.2022.2193
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dame Triulina Hutasoit, Suryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author sends the manuscript with the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article belongs to the author and retains publishing rights without restriction.
Copyright includes the non-exclusive right to reproduce and submit articles in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and other similar reproductions, as well as translations. Reproduction of any part of this journal, its storage in the database, and its transmission by all forms of media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopying, recording, magnetic media, etc.




