Peran Psychological Well-Being dan Self Esteem dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja PNS di Pemkot Yogyakarta

Authors

  • Rini Eka Sari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Flora Grace Putrianti Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Yunisya Manurung Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
  • Erlangga Fardan Satria Laksana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35891/jip.v12i2.6600

Keywords:

kepuasan kerja, kesejahteraan psikologis, self esteem, PNS

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya pemenuhan kebutuhan psikologis individu dalam membentuk kepuasan kerja, terutama dalam konteks birokrasi yang menuntut kestabilan emosi serta profesionalisme tinggi. Tingkat self-esteem yang baik diyakini dapat memperkuat kepercayaan diri serta konsistensi individu dalam melaksanakan tanggung jawab. Sementara itu, psychological well-being mencerminkan kondisi mental yang sehat dan sejahtera dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran self-esteem serta kesejahteraan psikologis terhadap tingkat kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 113 PNS yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta menjadi partisipan, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen, yakni skala kepuasan kerja, skala self-esteem, dan skala kesejahteraan psikologis yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan metode regresi ganda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa self-esteem dan kesejahteraan psikologis secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara terpisah, kedua variabel tersebut juga memiliki kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa PNS yang memiliki harga diri positif serta kondisi psikologis yang sehat cenderung merasakan kepuasan kerja yang lebih tinggi. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada intervensi psikologis di sektor publik.

References

Alamsyah, A. (2015). Pengaruh ketidakpuasan kerja terhadap perilaku kontraproduktif karyawan (studi literatur dari Aydogdu). Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 6(2), 75–88.

Amelia, R. (2022). Pengaruh kompetensi dan aspek psikologis terhadap motivasi kerja dan loyalitas karyawan di sektor publik. Jurnal Psikologi Organisasi dan Bisnis, 12(1), 45–58.

Busro, M. (2018). Teori-teori manajemen sumber daya manusia. Prenadamedia Group.

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. W. H. Freeman and Company.

Diener, E. (2000). Subjective well-being: The science of happiness and a proposal for a national index. American Psychologist, 55(1), 34–43. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.34

Diener, E., Suh, E. M., Lucas, R. E., & Smith, H. L. (1999). Subjective well-being: Three decades of progress. Psychological Bulletin, 125(2), 276–302. https://doi.org/10.1037/0033-2909.125.2.276

Epita, D. N. (2013). Hubungan antara psychological well-being dan kepuasan kerja pada PNS organisasi pemerintahan di Yogyakarta (Skripsi Sarjana, Universitas Indonesia).

Fahri, D. Z. U. (2023). Hubungan antara Psychological Well-being dan Self-esteem dengan Job Satisfaction pada Karyawan di PT.X. (Skripsi Sarjana, UIN Maulana Malik Ibrahim).

Fortuna, N. (2016). Dimensi kepuasan kerja dalam konteks organisasi modern. Jurnal Psikologi Industri, 4(1), 23–33.

Judge, T. A., & Bono, J. E. (2001). Relationship of core self-evaluations traits—self-esteem, generalized self-efficacy, locus of control, and emotional stability—with job satisfaction and job performance: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 86(1), 80–92. https://doi.org/10.1037/0021-9010.86.1.80

Greenberg, J., & Baron, R. A. (2005). Behavior in organizations. 4th edition. Allyn & Bacon

Gardner, D. G., Van Dyne, L., & Pierce, J. L. (2004). The effects of pay level on organization‐based self‐esteem and performance: A field study. Journal of occupational and organizational psychology, 77(3), 307-322.

Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. B. (1959). The Motivation to Work. Wiley.

Huda, N., & Aulia, P. (2020). Perbedaan self esteem pada atlet disabilitas yang juara di sumatera barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 3511-3518. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/880

Indrawati, Y. (2014). Pengaruh self esteem, self efficacy dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan (Studi Kasus Perawat RS Siloam Manado). Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen, 2(4), 12-24.

Jewell, L. N. & Siegall, M. (1998). Psikologi Industri/Organisasi Modern: Psikologi Penerapan untuk Memecahkan Berbagai Masalah di Tempat Kerja,Perusahaan,Industri,dan Organisasi, ed-2. Arcan

Jogjakota.go.id. (2024). Profil Visi dan Misi Kota Yogyakarta. https://www.jogjakota.go.id/page/visi-misi

Lucas, R. E., & Diener, E. (2021). Personality and subjective well being. In O. P. John & R. W. Robins (Eds.), Handbook of personality: Theory and research (4th ed., pp. 724–742). The Guilford Press.

Luthans, F., Youssef, C. M., & Avolio, B. J. (2015). Psychological capital and beyond. Oxford University Press.

Maryatmi, S. (2021). Kepuasan kerja dan komitmen organisasi pada pegawai pemerintah daerah. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Publik, 10(1), 89–101.

Orth, U., Trzesniewski, K. H., & Robins, R. W. (2010). Self-esteem development from young adulthood to old age: a cohort-sequential longitudinal study. Journal of personality and social psychology, 98(4), 645–658. https://doi.org/10.1037/a0018769

Parmin. (2023). Pengaruh self-esteem dan psychological well-being terhadap kepuasan kerja pegawai honorer di lingkungan Dinas Pendidikan. Jurnal Psikologi Terapan, 5(2), 145–157.

Panjaitan, M. (2018). Motivasi masyarakat menjadi pegawai negeri sipil: Tinjauan dari aspek ekonomi dan status sosial. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 123–133.

Refnadi, R. (2018). Konsep self-esteem serta implikasinya pada siswa. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 16-22. https://jurnal.iicet.org/index.php/j-edu/article/view/133

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719

Sinaga, S. R. (2024). Hubungan Psychological Well-being dengan Kepuasan Kerja pada Karyawan di PT. Wahana Putra Yudha Cluster Samosir. (Skripsi Sarjana, Universitas Medan Area).

Snyder, C. R., & Lopez, S. J. (2007). Positive psychology: The scientific and practical explorations of human srengths. Sage Publication Inc

Tasema, J. K. (2018). Hubungan antara Psychological Well being dan Kepuasan Kerja pada Karyawan di Kantor X. Jurnal Maneksi (Management Ekonomi dan Akuntansi), 7(1), 39-46. https://doi.org/10.31959/jm.v7i1.84

Taief, R. M. A., Juhdi, N., & Kaur, A. (2009). Organisational justice, commitment and job satisfaction: The mediating role of trust. Journal of Business and Policy Research, 4(2), 37–51.

Wulandari, S. W. (2016). Hubungan antara Kesejahteraan Psikologis dan Penyesuaian Diri Siswa Kelas X SMK Santa Maria Jakarta. Psiko edukasi, 14(2), 94-100. https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/psikoedukasi/article/view/330

Yunidar. (2010). Persepsi masyarakat terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil di Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 7(1), 21–29

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Psychological Well-Being dan Self Esteem dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja PNS di Pemkot Yogyakarta. (2025). Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 12(2), 461-475. https://doi.org/10.35891/jip.v12i2.6600