IMPLEMENTASI GERAKAN SHALAT FARDLU SEBAGAI MOTIVASI ASPEK KESEHATAN

  • Nur Kosim Universitas Yudharta Pasuruan
  • Muhammad Nur Hadi Universitas Yudharta Pasuruan
Keywords: Implementasi, Gerakan shalat, Aspek Kesehatan

Abstract

Shalat fardu adalah salah satu bentuk ibadah utama yang diperintah oleh agama yang harus dilaksanakan secara kontinyu (istqomah) oleh seorang hambah. Selain itu shalat tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi ternyata gerakan-gerakan shalat adalah gerakan paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis melakukan penelitian dengan hasil analisis data yang di pakai di lapangan, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut. (1) Perencanaan implemenasi gerakan shalat Fardlu sebagai aspek motivasi kesehatan siswa telah dilakukan oleh kepala sekolah dan dewan guru. Mereka melakukan musyawarah sebelum ajaran baru dimulai. Hasil musyawarah adalah kegiatan shalat Dhuhur  di laksanakan pagi hari shalat dhuha dan sebelum pulang anak-anak melakukan shalat dhuhur dengan berjamaah. (2) Implementasi gerakan shalat Fardlu sebagai motivasi aspek kesehatan siswa diaksanakan seelah kegiatan belajar mengajar di kelas. Saat waktunya shalat Dhuhur, baik guru maupun siswa melaksanakan shalah Dhuhur berjamaah. Selain itu, saat menjelaskan materi kurikulum Fikih tentang shalat, guru juga memaparkan pentingnya gerakan shalat bagi kesehatan manusia. Hal ini memberikan semangat siswa untuk rajin melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah di Madrasah. (3) Faktor pendukung implementasi gerakan shalat sebagai motivasi aspek kesehatan adalah sumber daya manusia baik guru maupun siswa semangat dalam melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah. Sarana dan prasana berupa mushallah sangat mendukung kegiatan tersebut.

References

A., Doni Kusuma, Pendidikan Karakter, Jakarta: PT Grasindo, 2009.
A., Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: CV. Rajawali
Ahid, Nur, Problematika Madrasah Aliyah di Indonesia, Kediri: STAIN Kediri
Al Ju’fi, Syekh Abi Abdillah Muhammad bin Ismail al Bukhari. Kitab Shahih
Al Qozwini, Syekh Abi Abdillah bin Yazid Bin Majah, Kitab Sunan Ibnu Majah,
Amir, M. Menyusun Rencana Penelitian, Jakarta: Grafindo Persada, 1995.
Antar Disiplin Ilmu, Jakata: Pusjarlit dan Nuansa, 1998.
Einstein, Albert, The Theory of Relativity dalam Dadang Hawari, Dimensi Religi
Godam, (22 Agustus 2008), Arti Definisi/Pengertian Pengendalian Diri, Selaras,
Godam, (22 Agustus 2008), Arti Definisi/Pengertian Pengendalian Diri, Selaras,
Hasan M. Iqbal, Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya,
Hawari, Dadang, Relligious Issues in Psychiatric Practice, Bandung ASEAN
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/08/10/m8j9ks-inilah-manfaat-dan-rahasia-di-balik-gerakan-shalat-1 (diakses pada 18-6-2018)
https://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi#cite_note-pengertian-1 (30 Mei 2018)
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/motivasi (30 Mei 2018)
Irhamna, Anna, “Implementasi Kegiatan Shalat Dzuhur Berjama’ah dalam
Jakarta: Galia Indonesia, 2002.
Mantja, Tehnik Perekaman Data, Malang: Lemlit IKIP, 1994.
Mastuhu dan Deden Ridwan, Tradisi Baru Penelitian Agama Islam, Tinjauan
Meningkatkan Kedidiplinan Siswa di MIS Pandanarum Tirto
Moeleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja
Nasution, Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif, Bandung: Tarsito, 1988.
Nazir, M., Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial; Suatu Teori Pendidikan,
Shihab, M. Quraish, Tafsir Al-Misbah, Vol.13, Jakarta : Lentera Hati, 2002.
Sholeh, Moh., Klinik Terapi Tahajud, Malang: Universitas Muhamadiyah, 2011.
Sopranto, J., Metode Ramalan Kuantitatif, Jakarta, Rineka Cipta, 1993.
Tk: Tp, 273 M.
Umar, Husein, Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis, Jakarta: PT
Wuff, David M., Psychology of Religion: Classic and Contemporary, New York: John Wiley and Sons Inc, 2008.
Published
2018-10-16
Section
Artikel