DERADIKALISASI PENAFSIRAN AL QURAN DAN KESETARAAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN

  • Muh. Saiful Ma’ruf Saifulah

Abstract

Dalam konteks kehidupan multicultural di butuhkan paradigma penafsiran ayat-ayat Al-Quran yang bisa merepresentasikan visi dan misi Al-Quran yaitu Rahmatal lil ‘alamin yaitu “Deradikalisasi Penafsiran Al-Quran”.

Kesetaraan dalam kehidupan multicultural memiliki banyak dimensi yaitu keseimbangan, keadilan dan moderat yang harus di munculkan kepermukaan kembali dalam kehidupan multicultural. Karena nilai kesetaraan merupakan visi yang revolusioner untuk mengentaskan diskriminasi, seperti penjajahan dan penindasan (ekonomi, pendidikan dan faslitas public).

References

Abdul Mustaqim ; “Deradikalisasi Penafsiran Al Quran”, Jurnal Suhuf, vol,6 No.2.2013

Nur Cholish Setiawan: Pribumisasi Al-Quran (Yogyakarta: Kaukaba D-Pantara,2012),

Asghar Ali Engineer, Islam Dan Teologi Pembebasan terj. Agung Prihartoro (Yogyakarta:Pustaka pelajar,29)

Muhammad Barir :”Kesetaraan dan Kelas Sosisal dalam Perspektif Al-Quran”. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Quran dan Hadits, Vol.15, No 1, januari 2014.

Published
2018-09-23
How to Cite
Saifulah, Muh. Saiful Ma’ruf. “DERADIKALISASI PENAFSIRAN AL QURAN DAN KESETARAAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN”. Journal Multicultural of Islamic Education 1, no. 2 (September 23, 2018). Accessed May 18, 2021. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/ims/article/view/1183.
Section
Artikel