MUNTIKULTURALISME DI INDONESIA: SUKU, AGAMA, BUDAYA

  • Ahmad Zainuri M. Anang Sholikhudin

Abstract

Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri atas berbagai macam suku yang masing-masing mempunyai struktur budaya (culture) yang berbeda-beda. Ciri-ciri masyarakat multikultural yaitu :Terjadi segmentasi, Memilki struktur, Konsensus rendah, Relatif potensi ada konflik, Integrasi dapat tumbuh dengan paksaan dan Adanya dominasi politik terhadap kelompok lain. Penyebab timbulnya masyarakat multikultural sbb: Faktor geografis, Pengaruh budaya asing, Kondisi iklim yang berbeda, Keanekaragaman Suku Bangsa,Keanekaragaman Agama danKeanekaragaman Ras.

References

Hocart, AM.1998.Etiquette dalam Siligman, Edwin RA, Encyclopedia of The Social Sciences, Vol V-VI,.New York:The Macmillan Company.

Koentjaraningrat.1985. Kebudayaan Jawa.Jakarta:Balai Pustaka.

Koentjaraningrat.1990. C. Kluckhohn “universal Categories of Culture”.

Suhanjati, Sri.2015.Islam dan Kebudayaan Jawa Revitalisasi Kearifan Lokal.Semarang:CV Karya Abadi Jaya.

Suseno, Franz Magnis.1993. Etika Jawa : Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama, 1993

Published
2018-09-23
How to Cite
M. Anang Sholikhudin, Ahmad Zainuri. “MUNTIKULTURALISME DI INDONESIA: SUKU, AGAMA, BUDAYA”. Journal Multicultural of Islamic Education 1, no. 2 (September 23, 2018). Accessed May 18, 2021. https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/ims/article/view/1184.
Section
Artikel