KINERJA PENCAMPURAN KUNYIT PUTIH DAN BUAH MURBEI SEBAGAI SENSITIZER PADA DYE SINSITIZED SOLAR CELL DENGAN TITANIUM DIOKSIDE SEBAGAI SEMIKONDUKTOR
DOI:
https://doi.org/10.35891/x6ze7062Keywords:
Dye Sensitized Solar Cell, Kunyit Puith, Buah Murbei, Titanium dioksideAbstract
Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) merupakan solar sel yang ramah lingkungan serta mudah dalam proses fabrikasinya. DSSC menggunakan pewarna dari bahan alam sebagai sensitizer. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja pencampuran kunyit putih dan buah murbei sebagai pewarna alternatif. Metode ekstraksi yang digunakan pada preparasi kunyit putih yaitu maserasi dengan pelarut ethanol 96%. Pada pewarna kurkumin dari hasil ektsraksi kunyit putih pada penelitian ini memiliki absorbansi yang baik pada panjang gelombang, yaitu ± 310 – 325 nm dengan nilai absorbansi rata - rata 2,9. Sedangkan Tio2 memiliki puncak penyerapan yang baik pada pada daerah daerah ± 265 – 275 nm dengan nilai absorbansi rata – rata 1,8. Pengujian pada penelitian ini adalah karakterisasi absorbansi pewarna menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis, dan karakterisasi arus dan tegangan (I-V) menggunakan alat solar simulator. Nilai arus dan tegangan pada penelitian pada uji solar simulator didapatkan didapatkan nilai arus 0.000315 mA dan tegangan 0.002 mV.
References
Amelia Widyastuti, E., Riantiarna, R., Kurniawati, W., & PGRI Yogyakarta, U. (2024). Efektivitas Panel Surya Sebagai Cadangan Pengganti Energi Listrik Skala Rumahan. Jurnal Ilmu Teknik, 1(2), 256–260.https://doi.org/10.62017/tektonik
Adu, R. E. Y., Gelyaman, G., & Kabosu, M. (2022). Pemanfaatan Ekstrak Antosianin dari Limbah Kulit Bawang Merah (Allium cepa) sebagai Zat Pemeka (Sensitizer) pada Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 18(1), 103. https://doi.org/10.20961/alchemy.18.1.56104.103-111
Dahyunir d, Tjiauw s, Hermansyah A. (2016). Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Dengan Sensitizer Dye Alami Daun Pandan, Akar Kunyit, Dan Biji Beras Merah (Black Rice) . Jurnal Ilmu Fisika (JIF), Vol 8 No 1.
Grätzel, M. (2006). Photovoltaic performance and long-term stability of dye-sensitized meosocopic solar cells. Comptes https://doi.org/10.1016/j.crci.2005.06.037
Ghann, W., Kang, H., Sheikh, T., Yadav, S., Chavez-Gil, T., Nesbitt, F., & Uddin, J. (2017). Fabrication, Optimization and Characterization of Natural Dye Sensitized Solar Cell. Scientific Reports, 7(December 2016), 1–12. https://doi.org/10.1038/srep41470
Ilahi, N. A., & Sumardiasih, S. (2020). Ekstraksi Pewarna Alam Berbahan Kunyit, Nanas Kerang, Lumut, dan Kol Merah Serta Aplikasinya dalam Analisis Fotokimia. Jurnal Pengendalian Pencemaran. https://doi.org/10.35970/jppl.v2i1.151
Lestari, E. A. I., & Setiarso, P. (2021). Studi Elektrokimia Ekstrak Betalain Umbi Bit Sebagai Pewarna Alami Dssc (Dye Sensitized Solar Cell). Unesa Journal of Chemistry, 10(3), 318–325. https://doi.org/10.26740/ujc.v10n3.p318-325
Wahyuningsih, S., Ramelan, A. H., Fuad, M., & Hanif, Q. A. (2020). Sintesis Grafena Oksida Tereduksi Terdoping Nitrogen Dan Sulfur Dari Amonium Tiosianat Sebagai Elektroda Lawan Pada Sistem Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 16(1), 126. https://doi.org/10.20961/alchemy.16.1.34587.126-139
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abd. Rozaq Amin, Tulus Subagyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





