EKSPERIMEN KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN FLY-ASH DAN WATER REDUCER AND RETARDER DIGUNAKAN PADA BANGUNAN GEDUNG

  • Januar Sasongko Program Studi Teknik Sipil, Universitas Yudharta Pasuruan
  • Iqbal Iqbal Program Studi Teknik Sipil, Universitas Yudharta Pasuruan

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang paling sering dipakai didunia teknik sipil pada saat ini, karena sifat beton memiliki banyak kelebihan seperti, memiliki kekuatan tekan tinggi sehingga dapat menompang komponen setruktur, dan biaya pemeliharaan lebih murah. Beton agar bisa menompang komponen struktur  berat, maka perlu adanya beton mutu tinggi yang kekuatan tekannya melebihi 40 MPa. Dengan  demikian diperlu adanya peningkatan mutu beton dengan langkah menambah sebagian semen dengan Fly-ash dan Water Reducer & Retarding. Untuk metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dalam hal ini benda uji menggunakan bentuk silinder dengan ukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm, serta pengujian kuat tekan dilakukan pada beton berumur 28 hari dengan menggunakan alat CTM (Compression Testing Machine). Untuk variasi benda uji ada 3 macam masing-masing benda uji berjumlah 20 buah. Presentase penggantian sebagian semen dengan Fly-ash yang digunakan adalah TM1 0%, TM2 10%, TM3 15%. Perhitungan yang digunakan adalah analisis statistik dengan metode ANOVA. Hasil dari penelitian ini adalah nilai rata-rata kuat tekan, setandart deviation, dan sebaran F.  Nilai kuat tekan rata-rata beton dengan kadar penambahan Fly-ash sebesar 0%; 10%;dan 15% adalah 55,34 MPa; 58,05 MPa; dan  44,27 MPa. Nilai setandart deviation dengan menggati sebagian semen dengan Fly-ash sebesar  0%; 10%;dan 15% adalah 83,57; 49,75; dan 80,52. Nilai sebaran F sebagai perbandingan antra benda uji beton normal dengan beton dengan penambahan Fly-ash TM1 dengan TM2; dan TM1 dengan TM3 adalah 5,112; dan 11,836. TM2 menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata paling tinggi yaitu 58,04 MPa ,dengan setandart deviation 49,75 menunjukkan nilai rata-rata kuat tekan lebih setabil.

Published
2017-06-14
Section
Articles