TRADISI YASINAN (KAJIAN LIVING QUR’AN DI PONPES NGALAH PASURUAN)

  • Ahmad Zainuddin Universitas Yudharta Pasuruan
  • Faiqotul Hikmah Universitas Yudharta Pasuruan
Keywords: Tradisi, Pembacaan Surat, Pon.Pes. Ngalah, Living Qur`an.

Abstract

Penelitian Living Qur`an dalam karya ilmiah ini membahas tentang tradisi (amalan rutin) pembacaan al-Qur`an yang dilahirkan dari praktik komunal sebagai bentuk dari respon sosial masyarakat atau komunitas tertentu terhadap al-Qur`an. Dalam hal ini adalah Pondok Pesantren Ngalah Sengonagung, Purwosari, Pasuruan. Seluruh santri Pondok Pesantren Ngalah diwajibkan mengikuti kegiatan Yasinan yang dilaksanakan rutin pada hari Kamis setelah shalat Maghrib berjama’ah.

   Pada penelitian Living Qur`an ini, pembahasannya lebih difokuskan pada bagaimana tradisi Yasinan di Pondok Pesantren Ngalah dan apa makna tradisi Yasinan tersebut bagi para pelaku tindakan. Dalam hal ini, sebagai pelaku tindakan adalah adik-adik santri, santri senior (pengurus), dan pengasuh Pondok Pesantren Ngalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data yang penulis lakukan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data, penulis menggunakan teknik analisis interaktif dengan tiga tahap yakni data reduction, data display, dan conclusion drawing.

Tradisi Yasinan di Pondok Pesantren Ngalah ini, jika dilihat dengan menggunakan makna suatu tindakan dalam teori konstruksi sosial yang dikemukakan oleh Peter L.Berger dan Thomas Luckman, akan diperoleh tiga makna yakni makna eksternalisasi sebagai suatu kewajiban yang ditetapkan, makna obyektivasi sebagai suatu bentuk kebudayaan, juga makna internalisasi ynag terbentuk sebagai pembelajaran dari makna yang tersirat. Adapun mengenai asal-usul pengetahuan tradisi Yasinan tersebut adalah berasal dari ijazah yang diberikan oleh guru pengasuh yakni Mbah KH. Munawwir Mustofa, seorang guru mursyid thariqah al-Qadiriyah wa an-Naqsabandiyah, Tegalarum, Kertosono, Nganjuk.

References

(Abu) Syuhbah, Muhammad bin Muhammad. 2003. Etika Membaca dan Mempelajari Al-Qur`an Al-Karim. terj. Taufikqurrahman. Bandung: Pustaka Setia.

(al) Qaradhawi, Yusuf. 2000. Bagaimana Berinteraksi Dengan al-Qur`an. terj. Kathur Suhardi. Jakarta Timur: PUSTAKA AL-KAUTSAR.

(al) Tirmidzi, Muhammad bin Isa. tt. Sunan al-Tirmidzi. Juz ke-V. Mesir: Syirkah Maktabah wa Mat}ba’ah Mushtofa al-Babi al-Khalbi.

Berger, Peter L. 1991. Langit Suci. terj. Hartono. Jakarta: LP3ES.

Kafrawi. 1978. Pembaharuan Sistem Pendidikan Pondok Pesantren. Jakarta: Cemara Indah.

M. Zainuddin, http://zainuddin.lecturer.uin-malang.ac.id/2013/11/11/teori-konstruksi-sosial-3/ “Teori Konstruksi Sosial” (Senin, 2 Juli 2018, 09.45).

Mansur, M. 2007. “Living Qur`an dalam Lintasan Sejarah Studi Qur`an” dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. ed. Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Teras.

Mattson, Ingrid. 2013. The Story of The Qur`an. terj. R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: Zaman.

Mubarak, Abd. 2006. “Tradisi Yasinan di Masyarakat Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat”. Skripsi tidak diterbitkan (Yogyakarta: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga).

Muhtadin, Ahmad. 2011. Mutiara Nasihat Romo Kyai Muhammad Sholeh Bahruddin untuk Santri-santrinya. Pasuruan: FC Press.

Muslim, Sholeh. 2008. Memasyarakatkan al-Qur`an di Era Globalisasi dalam Islam dan Problema Sosial. Yogyakarta: MUI Gunung Kidul.

Mustaqim, Abdul. 2007. “Metode Penelitian Living Qur`an” dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. ed. Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Teras.

Mustaqim, Abdul. 2017. Metode Penelitian Al-Qur`an dan Tafsir. cet. ke-3. Yogyakarta: Idea Press Yogyakarta.

Musthofah, Ahmad Zainal. 2015. “Tradisi Pembacaan Al-Qur`an Surat-Surat Pilihan (Kajian Living Qur`an di PP. Manba’ul Hikam, Sidoarjo)”, Skripsi tidak diterbitkan (Yogyakarta: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga).

Partanto, Pius A. dan M. Dahlan Al Barry. tt. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: ARKOLA.

Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta: LKiS, 2007).

Rusmana, Dadan. 2015. Metode Penelitian al-Qur`an & Tafsir. Bandung: CV.Pustaka Setia.

Sodiqin, Ali. 2012. Antropologi Al-Qur`an Model Dialektika Wahyu & Budaya. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Spredley, James P. 1997. Metode Etnografi, terj. Misbah Zulfa Elizabeth. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.

Suprayogo, Imam dan Tobroni. 2003. Metodologi Penelitian Sosial-Agama. cet. ke-III. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syamsuddin, Sahiron. 2007. “Ranah-ranah dalam Penelitian Al-Qur`an dan Hadis”, Kata Pengantar, dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Teras.

Tim Puslitbang Lektur Keagamaan. 2003. Pedoman Transliterasi Arab Latin; Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 159 Tahun 1987 Nomor 0543b/U/1987. Jakarta: Proyek Pengkajian dan Pengembangan Lektur Pendidikan Agama.

Yunus, Mahmud. 1979. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Mutiara.

Published
2019-08-31
Section
Artikel