IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH PADA PETANI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS

  • Dudi Badruzaman STAI Sabili Bandung
Keywords: Islam, Human, Maqashid as-syariah.

Abstract

ABSTRACT

          

This study aims to answer two questions, namely: How is the Implementation of Maqashid Sharia in the farmers of Tanjungsari village, Rajadesa sub-district, Ciamis district and how is the implementation problem of Maqasid as-Syari'ah in Tanjungsari village, Rajadesa sub-district, Ciamis district. This research is a qualitative research with a case study approach of economic relations, data collection techniques through observation, interviews and documentation. The data that has been collected is analyzed descriptively qualitatively with an inductive pattern. The results showed that, firstly; the implementation of Maqasidd As-Shari'ah is very important for human resources themselves to achieve good socio-economic value for the environment of the tanjungsari village farming community itself. As the purpose of life in each of the five dimensions of Maqasid As-Shari'ah is to preserve and preserve religion, soul, intellect, descent and wealth for the best life in the world and the hereafter. Second; The problem of implementation in each indicator in the five dimensions of Maqasid As-Shari'ah is a sign that the community still does not fully understand the objectives of the Shari'a which must be fulfilled as the basis of the values ​​of welfare and benefit that must be achieved by humans themselves as representatives of Allah SWT in the world by maintaining and preserve nature and its contents with the foundation of indicators in five dimensions in Maqasid As-Syari'ah. So in conclusion, the implementation of Maqasid As-Shari'ah in the tanjungsari village peasant community became a 'scourge' in developing and creating a good atmosphere of community life in creating benefit for humanity themselves in the world and in the hereafter.

 

Keywords: Keywords: Islam, Human, Maqashid as-syariah.

 

 

ABSTRAK

         

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan, yaitu: Bagaimana Implementasi Maqashid Syariah pada petani desa TanjungsariKecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis dan Bagaimana permasalahan implementasi dari Maqasid as-Syari’ah di desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus relasi ekonomi, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul di analisa secara deskriptif kualitatif dengan pola induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, yang pertama; implementasi Maqasidd As-Syari’ah  menjadi sangat penting bagi sumber daya manusia sendiri demi tercapai nilai sosial-ekonomi yang baik untuk lingkungan masyarakat petani desa tanjungsari sendiri. Sebagaimana tujuan dari hidup di setiap dimensi Maqasid As-Syari’ah  yang lima adalah menjaga dan memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta demi sebaik-baiknya hidup di dunia dan di akhirat. Kedua; permasalahan implementasi di setiap indikator dalam lima dimensi Maqasid As-Syari’ah menjadi tanda bahwa masyarakat masih belum sepenuhnya paham dari tujuan syariat yang harus di penuhi sebagai dasar dari nilai kesejahteraan dan kemaslahatan yang wajib di capai manusia sendiri sebagai wakil Allah SWT di dunia dengan menjaga dan memelihara alam beserta isinya dengan landasan indikator di lima dimensi pada Maqasid As-Syari’ah. Sehingga dalam kesimpulannya, implementasi Maqasid As-Syari’ah  pada masyarakat petani desa tanjungsari menjadi ‘momok’ dalam mengembangkan serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang baik dalam menciptakan kemaslahatan  bagi manusia sendiri di dunia dan di akhirat kelak. 

 

Kata kunci: Kata kunci: Islam, Manusia, Maqashid as-syariah.

 

References

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qardhawi, Y. (2007). Fiqh Maqashid al Syari'ah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Anto, M. H. (2009). Introduce an Islamic HUman Development Index (I-HDI) to Measure Develompent in OIC Countries. Islamic Economic Studies.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rhineka Cipta .

Arsyianti, I. S. (2016). Ekonomi pembangunan Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Bachri, B. S. (April, 2010). Meyakinkan Validitas Data Melaui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10 No. 10 , 55.

Bahsoan, A. (2011). Maslahah Sebagai Maqashid al-Syariah. INOVASI, 113.

Beik, I. S. (2016). Islamisasi Ekonomi. Islamiceconomic, 69-95.

Borhan, J. T. (2008). Pemikiran Pembangunan Ekonomi Berteraskan Islam. Jurnal Usuludin - University of Malaya,

Syamsuri. (2016). Paradigma Pembangunan Ekonomi; satu analisis tinjauan ulang dari perspektif Ekonomi Islam. Islamiceconomic, 219-242.

Syarwani. (2011). 40 Hadits Shahih, Ternyata Penduduk Surga Bercocok Tanam. Bantul, Yogyakarta: Pustaka Pesantren.

Tohari, C. (2017). Pembaharuan Konsep Maqashid Shariah dalam Pemikiran Muhammad Tahir Ibn 'Ashur. Al Maslahah.

Waluyo, A. (2018). Ekonomi Islam dalam Bingkai Maqashid Asy-Syariah. Yogyakarta: Ekuilibria.

Wibowo, A. (2004). Maqoshid Asy Syariah: The Ultimate Objective of Syariah. Islamic Finance.

Yusoff, A. S. (2003). Konsep, Teori, dimensi dan isu pembangunan. Malaysia: Muapakat Jaya Percitakan.

Published
2019-12-02
Section
Artikel