MALIA (TERAKREDITASI) https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia <p>Jurnal Melia terbit sejak 2011, setiap enam bulan sekali bulan Maret dan Agustus, merupakan jurnal ekonomi dan perbankan syariah yang menyajikan artikel hasil penelitian (empiris) serta isu-isu yang mencakup ekonomi syariah, keuangan syariah dan perbankan syariah, P-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1295594110">2087-9636</a> dan E-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1295594110">2549-2578. </a>jika anda ingin mengirimkan naskah anda ke Malia, silahkan<a href="https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/about/submissions"> submit</a>. apabila ada kendala silahkan hubungi <a href="https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/about/contact">redaksi</a>. jurnal ini TERAKREDITASI&nbsp;NOMOR 21/E/KPT/2018.</p> Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan en-US MALIA (TERAKREDITASI) 2087-9636 PENGEMBANGAN KERJASAMA EKONOMI SYARIAH BERBASIS PESANTREN (Studi Kasus BKsPPI dengan BAZNAS, LAZIS PLN, dan Koperasi 212) https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/article/view/1247 <p>Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren (2) Untuk mengetahui implementasi kerjasama pengembangan ekonomi syariah di BKsPPI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan sumberData primer dan sekunder. Data primer ini didapatkan melalui wawancara langsung dengan sumber atau obyek yang diteliti sedangkan data sekunder adalah buku-buku, hasil penelitian yang berbentuk laporan, artikel, majalah, jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga dan sebagainnya. Sementara itu, media elektronik yang dapat dijadikan sumber adalah internet. Sumber-sumber data sekunder dalam penelitian ini mencakup bahan-bahan tulisan yang berhubungan tentang pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dakwah Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) dalam mengembangkan perekonomian syariah berbasis pesantren menerapkan beberapa program kerja dengan langkah yang ditempuh diantaranya:1) Memulihkan kepribadian pesantren sebagai standar kepesantrenan untuk pembinaan dan pembangunan pesantren; 2) Melahirkan tenaga-tenaga pelanjut, pembinaan dan pengajar pesantren berupa ulama, dan zu’ama yang <em>tafaqquh fiddin</em>;&nbsp; 3) Menggali sumber-sumber pembiayaan pesantren, mewujudkan usaha-usaha produktif, menerbitkan harta wakaf dan memanfaatkan potensi insaniah-amaliah yang berada di sekitar pesantren; 4) Menyempurnakan penyelenggaraan pendidikan dan menambah mata pelajaran keterampilan/kejujuran di bidang pertanian, pertenakan, perikanan, pertukangan, kerajinan, perekonomian, dan kemasyarakatan; 5) Menyempurnakan kebutuhan dan perlengkapan pesantren sehingga secara keseluruhan menjadi <em>qoryah thoyyibah</em> yang <em>uswatun hasanah</em>;&nbsp; 6) Mewujudkan dan menyempurnakan organisasi pengurus pesantren berdasarkan kepribadiannya, melaksanakan pengadminitrasian terutama di bidang penyelenggaraan pendidikan dan kekayaan; 7) Mengadakan pembagian tugas dan pengarahan antara pesantren-pesantren yang bertugas melahirkan ulama; 8) Membuat rencana pembangunan (<em>master plan</em>) untuk tiap-tiap pesantren secara menyeluruh. 9) Membentuk Badan Perencana Pembangunan Pesantren untuk menghimpun data serta perencanaan pelaksanaan program; 10) Menerapkan hasil-hasil penelitian dan perencanaan pembangunan pada beberapa pesantren sebagai <em>pilot-projec. </em>Adapun implementasi kerjasamapengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren BKsPPI telah mencakup tiga sector yakni sector zakat, sector riil dan terakhir sector keuangan. Implementasi kerjasama tersebut Nampak pada setiap sekor. Sektor zakat sedekah dan infaq bekerjasama dengan LAZIS, salah satunya BAZNAS pusat maupun Baznas yang ada di daerah dalam menyalurkan zakat, bantuan beasiswa dan lainnya. Sektor rill, BKsPPI kerjasama dengan koperasi syariah 212.</p> Ahmad Saifudin Anwar Ahmad Sobari Ikhwan Hamdani Copyright (c) 2018 MALIA http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2018-11-30 2018-11-30 10 1 1 14 RASIO PROFITABILITAS, ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DI PT. UNILEVER INDONESIA Tbk https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/article/view/1250 <p>Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan yang diukur menggunakan Rasio Profitabilitas, <em>Economic Value Added</em> (EVA) dan <em>Market Value Added</em> (MVA). 2) Untuk mengetahui ukuran penyebaran data dari Rasio Profitabilitas, <em>Economic Value Added</em> dan <em>Market Value Added</em>, dengan menggunakan statistik deskriptif. pada periode Tahun 2011-2015. Jenis penelitian dikategorikan sebagai penelitian <em>applied research</em> yang evaluasi (<em>evaluation research</em>). Penelitian ini menggunakan analisis&nbsp; trend dan rasio-rasio keuangan yaitu rasio profitabilitas, <em>Economic Value Added</em> (EVA) dan <em>Market Value Added</em> (MVA). 1) Hasil dari perhitungan menggunakan rasio profitabilitas menunjukkan kurang maksimalnya perusahaan dalam memanfaatkan aktiva dan masih tingginya biaya yang dikeluarkan perusahaan setiap tahunnya sehingga mengurangi laba yang cukup signifikan. Hasil dari perhitungan EVA menunjukkan perusahaan selama tahun 2011 sampai tahun 2015 mampu menciptakan nilai tambah karena nilai EVA &gt; 0. Hasil dari perhitungan MVA menunjukkan bahwa perusahaan mampu menciptakan nilai tambah pasar selama tahun 2011 sampai tahun 2015 karena nilai MVA &gt; 0. 2) Dari hasil perhitungan statistik deskriptif nilai ROA tertinggi pada tahun 2012, nilai ROS tertinggi pada tahun 2011, sedangkan EVA dan MVA pada tahun 2015.</p> Lely Ana Ferawati Ekaningsih Krista Meilani Copyright (c) 2018 MALIA: Jurnal Ekonomi Islam http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2018-11-30 2018-11-30 10 1 43 64 ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN USAHA UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN MENURUT ETIKA BISNIS ISLAM (Studi Kasus Pada Rumah Makan Bayu Berkah Bahari di Kota Depok) https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/article/view/1248 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan (kondisi internal), serta peluang dan ancaman (kondisi eksternal) terhadap pengembangan usaha Rumah Makan Bayu Berkah Bahari,dan memformulasikan langkah yang tepat untuk pengembangan usaha dalam rangka peningkatan pendapatan Rumah Makan Bayu Berkah Bahari di Depok. Dalam studi ini menggunakan metodekualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis SWOT. Jumlah responden yaitu pemilik usaha Rumah Makan Bayu Berkah Baharidi Depok dengan menggunakan metode wawancara. Faktor kekuatan dan faktor peluang berpengaruh besar dan menyeluruh terhadap perkembangan usaha Rumah Makan. Faktor kelemahan dan faktor ancaman tidak berpengaruh secara menyeluruh terhadap perkembangan usaha Rumah makan. Diagram Analisis SWOT berada di titik koordinat I yaitu 0,63 : 0,44 yang artinya langkah yang harus dilakukan menggunakan Growth Oriented Strategy. Oleh karena itu, langkah strategis perusahaan adalah mengkonsep sedekah, menambah permodalan, penentuan lokasi yang strategis, menambah varian produk makanan, dan mengikuti acara seminar pelatihan wirausaha.<br>Etika Bisnis Islam Menjamin, baik pebisnis, mitra bisnis, konsumen masingmasing akan saling mendapatkan keuntungan, namun banyak para pelaku usaha/bisnis yang tidak lagi mementingkan aturan-aturan Islam dalam berbisnis, dalam artian hanya mengejar keuntungan duniawi semata. Mengabaikan etika-etika bisnis yang seharusnya mereka terapkan. Namun demikian, Rumah Makan Bayu Berkah Bahari hadir dengan nuansa Islami, menggunakan konsep syariah dilihat dari beberapa aspek memerhatikan&nbsp; halalnya bahan pokok rumah makan. Kualitas menu makanan yang disajikan untuk konsumen. Asal-usul dzat bahan pokok rumah makan. Pengelolaan dan penyajian kepada konsumen sangat diperhatikan kepuasaannya. Kemudian RM. Bayu Berkah Bahari menerapkan fresh food, bukannya hanya menerapakan fresh food saja, mereka memprioritaskan pelayanan yang baik, serta tempat yang nyaman dan bersih untuk konsumen.</p> Risti Pandhi Copyright (c) 2018 MALIA: Jurnal Ekonomi Islam http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2018-11-30 2018-11-30 10 1 15 30 PAJAK PENGHASILAN DALAM TINJAUAN HUKUM POSITIF (UU PAJAK NO 36 TAHUN 2008) DAN MAQASHID AS-SYARI’AH https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/article/view/1254 <p>Pajak penghasilan adalah salah satu sektor penerimaan pajak yang penting bagi negara.&nbsp; Dalam postur APBN 2018, pendapatan negara diproyeksikan sebesar Rp1.894,7 triliun. Jumlah ini berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.618,1 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp275,4 triliun dan Hibah sebesar Rp1,2 triliun. Pada Tahun 2018 pembiayaan diarahkan untuk pembiayaan investasi dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur, perbaikan kualitas pendidikan, maupun UMKM. Sehingga pajak sangat penting dalam menunjang pembangunan nasional, Namun demikian sebagian masyarakat masih ragu dan kurang sadar pajak, karena memang sebagian masyarakat belum memahami arti penting pajak itu sendiri dalam tinjauan hukum positif maupun Hukum Islam “Maqashid As-Syariah”</p> Muhammad Fahmul Iltiham Copyright (c) 2018 MALIA: Jurnal Ekonomi Islam http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2018-11-30 2018-11-30 10 1 121 146 ANALISIS PREFERENSI MENJADI MAHASISWA PADA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/malia/article/view/1251 <p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan memahami: (1) perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok jenis kelamin dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung; (2)&nbsp; perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok jenis keluarga dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung; (3)&nbsp; perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok status pernikahan dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung dan (4) perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok lokasi rumah dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah factor-faktor yang mempengaruhi keputusan menjadi mahasiswa pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Tulungagung berdasarkan karakteristik konsumen.</p> <table> <tbody> <tr> <td width="503"> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td> <p>65</p> </td> </tr> </tbody> </table> &nbsp;</td> </tr> </tbody> </table> <p>Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, bertipe eksplanatoris, dengan tipe komparatif pada variabel-variabel sesuai dengan hasil uji hipotesis.&nbsp;&nbsp; Teknik yang dipakai adalah <em>purposive sampling </em>yaitu teknik menetapkan sampel berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang sudah ditetapkan, yaitu mahasiswa aktif pada jurusan ekonomi syariah, perbankan syariah, akuntansi syariah, manajemen zakat dan wakaf, manajemen keuangan syariah dan manajemen bisnis syariah. Berdasarkan tabel Isaac dan Michael penentuan jumlah sampel, &nbsp;jumlah populasi 4.921 mendekati angka 5.000, dengan nilai tingkat kesalahan α 5%, maka jumlah sampelnya 326 orang responden dengan sebaran bebas. Penelitian ini ada 342 orang mahasiswa. Teknik analisis yang dipakai Uji Kruskal-Wallis merupakan uji non-parametrik dipakai untuk membandingkan tiga atau lebih kelompok data sampel. Teknik ini dipergunakan saat asumsi normalitas tidak memenuhi atau dengan kata lain nilai varians berbeda.</p> <p>Hasil perhitungan kruskal-wallis hanya hipotesis kesatu yang diterima, yaitu:&nbsp; terdapat perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas menurut kelompok jenis kelamin dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung. Sedangkan hipotesis kedua,&nbsp; tidak ada perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok jenis keluarga dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung. Hipotesis ketiga, tidak ada perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok status pernikahan dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung dan hipotesis keempat, tidak terdapat perbedaan pertimbangan terhadap Harga (UKT), Merek dan Kualitas&nbsp; menurut kelompok lokasi rumah dalam memilih jurusan di FEBI IAIN Tulungagung</p> <p>Berdasarkan pembahasan, maka saran yang diberikan: tetap mempertahankan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) supaya tetap terjangkau; memperkuat merek dalam persaingan bisnis, senantiasa membangun citra mereknya dengan baik di pasar dan terus melakukan upaya peningkatan pada masing-masing atribut kualitas pelayanan yang ditawarkannya.</p> Rokhmat Subagiyo Ahmad Budiman Copyright (c) 2018 MALIA: Jurnal Ekonomi Islam http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2018-11-30 2018-11-30 10 1 65 90