PENGARUH CAIRAN PENDINGIN PADA CAMPURAN AIR KAPUR DENGAN MINYAK JELANTAH TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 42 DI PROSES END MILLING

  • Dedy Sulaiman Program Studi Teknik Mesin, Universitas Yudharta Pasuruan
  • Mochamad Mas'ud Program Studi Teknik Mesin, Universitas Yudharta Pasuruan
Keywords: End milling, cairan pendingin, kekasaran permukaan

Abstract

Pada proses produksi manufaktur khususnya logam hasil produksi memerlukan peningkatan kualitas produk. Mesin frais merupakan salah satu proses pemesinan yang menggunakan alat mata potong jamak yang berputar dengan cairan pendingin yang berfungsi untuk memperpanjang umur pahat dan meningkatkan kualitas permukaan hasil produk. Di UMKM logam kabupaten pasuruan proses pemesinan menggunakan cairan pendingin campuran air kapur dengan minyak jelantah yang merupakan pendingin alteranatif maka perlu dilakukan penelitian. Pada proses (end milling) variabel kecepatan putaran spindel (955 rpm, 995 rpm dan 1035 rpm ) dengan kedalaman pemakanan (0,1 mm; 0,3 mm; dan 0,5 mm) menggunakan cairan pendingin campuran air kapur dengan minyak jelantah yaitu 1 : 4. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekasaran permukaan baja st 42 menggunakan pendingin campuran air kapur dengan minyak jelantah dibanding cairan pendingin dromus. Dari hasil penelitian menunjukkan pengaruh kekasaran permukaan baja st 42 pada variabel terbaik kecepatan putaran spindel 1035 rpm, kedalaman pemakanan 0,1 mm menggunakan cairan pendingin campuran air kapur dengan minyak jelantah terdapat nilai kekasaran permukaan 0,02 . Sedangkan dengan kecepatan putaran spindel dan kedalaman pemakanan yang sama menggunakan cairan pendingin dromus terdapat nilai kekasaran permukaan 0,01 , sedangkan paling kasar pada kecepatan putaran spindel 955 rpm dengan kedalaman pemakanan 0,5 mm menggunakan cairan pendingin campuran air kapur dengan minyak goreng hasil kekasaran permukaan 3,31 .

Published
2020-10-13
How to Cite
Sulaiman, D., & Mas’ud, M. (2020). PENGARUH CAIRAN PENDINGIN PADA CAMPURAN AIR KAPUR DENGAN MINYAK JELANTAH TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 42 DI PROSES END MILLING. Journal Mechanical and Manufacture Technology (JMMT), 1(2), 43-57. Retrieved from https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/jmmt/article/view/2315
Section
Articles