Perbedaan Salinitas Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus)
DOI:
https://doi.org/10.35891/9hy5ng47Keywords:
SGR, Survival rate, FCR, Mozambique tilapia fryAbstract
Perubahan kondisi lingkungan, terutama akibat pasang surut air laut, menyebabkan salinitas air tambak berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pertumbuhan dan sintasan benih ikan mujair pada tingkat salinitas yang berbeda serta menentukan tingkat salinitas yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan salinitas terdiri atas P0 (0 ppt), P1 (5 ppt), P2 (10 ppt), dan P3 (15 ppt), dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik (SGR), sintasan (survival rate), rasio konversi pakan (FCR), dan kualitas air yang meliputi salinitas, suhu, pH, serta oksigen terlarut. Data SGR, sintasan, dan FCR dianalisis menggunakan analisis ragam (Analysis of Variance/ANOVA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 2024. Apabila hasil ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antarperlakuan (p < 0,05), analisis dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik harian (SGR) tertinggi diperoleh pada perlakuan P0, yaitu sebesar 0,639 ± 0,008% hari⁻¹, kemudian berturut-turut pada perlakuan P1 sebesar 0,396 ± 0,08% hari⁻¹ dan P2 sebesar 0,267 ± 0,04% hari⁻¹, sedangkan nilai terendah diperoleh pada perlakuan P3, yaitu sebesar 0,142 ± 0,12% hari⁻¹. Sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan P0, yaitu 100 ± 0,00%, diikuti perlakuan P1 sebesar 96,67 ± 5,77%, sedangkan sintasan terendah diperoleh pada perlakuan P2 dan P3, masing-masing sebesar 90,00 ± 0,00% dan 90,00 ± 10,00%. Nilai rasio konversi pakan (FCR) terendah diperoleh pada perlakuan P0, yaitu 1,345 ± 0,08, kemudian meningkat pada perlakuan P1 sebesar 1,827 ± 0,20, perlakuan P2 sebesar 1,946 ± 0,06, dan mencapai nilai tertinggi pada perlakuan P3, yaitu 2,960 ± 0,32. Perlakuan P1 (5 ppt) dapat dipertimbangkan sebagai kondisi optimal berdasarkan nilai sintasan dan laju pertumbuhan spesifik (SGR).
References
Akbar, Junius. 2021. Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Betok (Anabas testudineus) Yang Dipelihara Pada Salinitas Berbeda.” Bioscientiae 9(2): 1–8.
Alam, S., Malik, A. A., Khairuddin, K. 2020. Laju Respirasi, Pertumbuhan, dan Sintasan Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio) Dikultur Pada Berbagai Salinitas. Journal of Aquaculture and Fish Health, 9(2), 173.
Andriyani, W., Sumantriyadi, S. 2017. Pertumbuhan dan kelansungan hidup ikan patin siam (Pangasius hypophthalmus) terhadap salinitas yang berbeda. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 12(1).
El-Leithy, A. A., Hemeda, S. A., El Naby, W. S. A., El Nahas, A. F., Hassan, S. A., Awad, S. T., ... & Helmy, Z. A. 2019. Optimum salinity for Nile tilapia (Oreochromis niloticus) growth and mRNA transcripts of ion-regulation, inflammatory, stress-and immune-related genes. Fish physiology and biochemistry, 45(4), 1217-1232. https://doi.org/10.1007/s10695-019-00640-7
Francissca, N.E., Muhsoni, F.F. 2021. Laju Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Pada Salinitas Yang Berbeda. Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan Dan Perikanan, 2(3), 166–175.
Harahap, Muhammad Syarif. 2014. Karakteristik Bioakustik Dan Tingkah Laku Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) Terhadap Perubahan Salinitas.
Iskandar, I. 2021. Pengaruh perbedaan salinitas terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mujair (Oreochromis mossambicus). Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 3(1), 44-51. doi: 10.51179/jipsbp.v3i1.449.
Juliadi, J. 2021. Tingkat toleransi ikan mas (Cyprinus carpio Linn) terhadap perbedaan kadar salinitas media pemeliharaan. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 3(2), 93–100.
Khater, E. S., Bahnasawy, A., El-Ghobashy, H., Shaban, Y., Elsheikh, F., El-Reheem, S. A., & Aboegela, M. 2021. Mathematical model for predicting oxygen concentration in tilapia fish farms. Scientific reports, 11(1), 24130.
Mariu, A., Chatha, A.M.M., Naz, S, Khan, M.F., Safdar, W., Ashraf, I. 2023. Effect of temperature, pH, salinity and dissolved oxygen on fishes. Journal of Zoology and Systematics 1(2): 1–12. doi:10.56946/jzs.v1i2.198.
Merta, I.W, Kusmiyati. 2025. The effect of salinity on osmoregulation physiology of survival and respiration rate of tilapia fish (Oreochromis niloticus). Jurnal Pijar MIPA, 20(3), 580–584.
Moko, E. M., Rattu, F. E., Sakul, E. H., Naharia, O., Yalindua, A., Rawung, L. D. 2021. Ketahanan hidup bibit ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dan nilai parameter kimiawi lingkungan pada media pemeliharaan bioflok dengan debris daluga sebagai sumber karbon. Fullerene Journal of Chemistry, 6(1), 46-53.
Riswan, M., Henni Syawal., Usman, M. Tang. 2020. Osmotic performance and growth rate of striped catfish (Pangasianodon hypohthalmus) at different salinity." Asian Journal of Aquatic Sciences 5.1: 10-19.
Shafry, M. F., Yuniar, I. 2022. Pengaruh Perbedaan Salinitas terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.). Fisheries: Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan, 4(1), 19-27.
Sudirman, A., Rahadjo, S., Rukmono, D., Islam, I., Suriyadin, A. 2023. Analisis kualitas air dan kepekatan bioflok pada budidaya polikultur ikan lele (clarias sp.) dan ikan nila (oreochromis niloticus) sistem bioflok. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 18(2), 140-151.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bayu Samudra, Tasruddin, Frederik Dony Sangkia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors send the manuscript with the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article belongs to the author and retains publishing rights without restriction.
Copyright includes the non-exclusive right to reproduce and submit articles in all forms and media, including reprints, photographs, microfilm, and other similar reproductions, as well as translations. Reproduction of any part of this journal, its storage in the database and its transmission by all forms or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopying, recording, magnetic media, etc.
The journal editorial board makes every effort to ensure that no false or misleading data, opinions, or statements are published in the journal. Either way, the contents of articles published in journals are the sole and responsibility of each writer and publisher.
All articles published are free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows: Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)




