PEMBUATAN NUGGET IKAN LELE (CLARIAS SP) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU

  • Frangky Fransiskus Tumion Staf Pengajar Prodi Teknologi Hasil Perkebunan Politeknik Negeri Ketapang
  • Ningrum Dwi Hastuti Staf Pengajar di Politeknik Negeri Pontianak
Keywords: Wheat flour, nuggets, catfish.

Abstract

Nugget merupakan salah satu produk olahan daging beku yang memiliki daya simpan yang cukup lama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan tepung terigu terhadap pembuatan nugget ikan lele yang dihasilkan dan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap nugget dalam pembuatan nugget ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian pembuatan nugget dari ikan lele ini antara lain menggunakan tiga variasi penambahan tepung terigu diantaranya dengan variasi penambahan tepung terigu sebanyak 5% , 10%, 15 %, selanjutnya dilakukan pengujian produk uji organoleptik dan analisa kandungan kadar protein dan kadar air pengujian tersebut dilakukan di Laboratorium Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Ketapang. Hasil penelitian menunjukan pengaruh variasi penambahan tepung terigu 5%, 10%, 15% dan penambahan ikan lele masing – masing sebanyak 500 gr pada kadar protein berturut – turut 15, 55%, 14, 70% dan 13,77% dan kadar air berturut – turut 50,34%, 48,58% dan 42, 08% sedangkan uji organoleptik dengan atribut penilaian tekstur dan rasa, yang paling disukai yaitu penambahan tepung terigu 5 % yang mempunyai skor rata –rata tekstur 5 rasa 5,44 sedangkan penilain aroma tidak berbeda nyata.

References

Andrianto, T. (2005). Pedoman Praktis Budidaya Ikan Lele. Yogyakarta.

Ammermen, G. R. (1987). Effect Of Equal Lethal HeatTreatmentat Various Times and Temperatures Selected Food. Purdue University Latayette. Indiana.

Artama, T, (2001). Pemanfaatan ikan tepung lemuru (Sardinella longicep )untuk meningkatkan mutu fisik dan nilai gizi crackers. Tesis . Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Astawan, (2008). Sehat Dengan Hidangan Hewani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Astawan, M. (1999). Membuat Mie Dan Bihun. Edisi Pertama. Penebar Swadaya. Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional. (2002). Nugget Ayam. SNI 01-6683. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Buckle, K.A., Edwards, R.A., Fleet, G.H., dan Wootton, M. (1987). Ilmu Pangan. Universitas Indonesia. Jakarta

Elingosa, T. (1994). Pembuatan Fish Nugget dari Ikan Tenggiri. Skripsi. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Bogor.

Fennema, O. R. (1996). Food Chemistry, third edition. Marcel Dekker, Inc. New York.

Ginting. (2015). Penggunaan Bahan Pengisi Pada Nugget. Jurnal Agribisnis. Sumatera Utara.

Ginting. (2005). Nugget ayam, bukan sampah. Hyperlink reference.27 April 2015.

Hadiwiyoto, S. (2003). Hasil-hasil Olahan Susu, Ikan, Daging dan Telur. Liberty.Yogyakarta.

Kartika, B., Hastuti, P dan Supartono W., (2008). Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan, Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi UGM, Yogyakarta.

Kent, N., (1975). Technology of Cereals, Pergamon Press Oxford, New York.

Matz, S.A. (1992). Bakery Technology and Engineering. Third Edition. VanNostrand Reinhold. AVI. New York.

Matz. (1978). Cookies and Creackers Technology. 2rd ed. The AV1 Pub. Co. Inc. Westport. Conecticut.

Muchtadi,d. (1993). Evaluasi Nilai Gizi Pangan. Pangan dan Gizi, IPB, Bogor.

Moehyl, S., (1992). Seputar Tepung Terigu. UI-Press, Jakarta.

Purnomo, H. (1996). Dasar – dasar Pengolahan dan Pengawetan Daging. PT Grasindo, Jakarta

Ratnaningsih, (1999). Pembuatan Nugget Sebagai Pemanfaatan Daging Merah Tuna (thunnus obesus). Skripsi. Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Teknologi Hasil Perikanan Dan Ilmu Kelautan , IPB, Bogor.

Rismunandar. (1987). Lada, Budidaya dan TataNiaganya. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rismunandar. (1986). Membudidayakan Lima Jenis Bawang. Penerbit Sinar Baru.Bandung.

Rospiati, E. (2006). Evaluasi Mutu dan Nilai Gizi Nugget Daging Merah Ikan Tuna.Bogor

Subarna. (1992). Baking Technology. Pelatihan Singkat Prinsip-Prinsip Teknologi Pangan Bagi Food Inspector. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB. Bogor.

Sudarmadji, S., Bambang Haryono dan Suhardi. (2003). Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Librty. Yogyakarta.

Surawan. (2007). Penggunaan Tepung Terigu, Tepung Beras, Tepung Tapioka dan Tepung Maizena terhadap Tekstur dan Sifat Sensoris Fish Nugget Ikan Tuna. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. Bengkulu.

Suyanto, S.R., . (2007). Budidaya ikan lele. Penebar Swadaya. Jakarta.

Syarbini. (2013). Referensi Komplit Bahan, Proses Pembuatan Roti, dan Panduan Menjadi Bakery. Solo

Widianto, B., Ch. Retnaningsih, Sumardi, Soedarini, Lindayani, A. R. Pratiwi dan Lestari. (2002). Tips Pangan Teknologi, Nutrisi dan Keamanan Pangan. PT Grasindo. Jakarta.

Winarno, F. G. (2004). Analisa Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Published
2017-11-07
How to Cite
Tumion, F. F., & Hastuti, N. D. (2017). PEMBUATAN NUGGET IKAN LELE (CLARIAS SP) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU. AGROMIX, 8(1), 25-35. https://doi.org/10.35891/agx.v8i1.562
Section
Articles