##plugins.themes.engagementTheme.article.main##

Dalih Iskandar
Muhammad Hermansyah

Sumber daya manusia merupakan bagian terpenting bagi tumbuh kembangnyasebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat berkembang dengan baik tentunya dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang dalam hal ini adalah karyawan yang bekerja di dalam perusahaan tersebut. Penentuan karyawan terbaik dilakukan tidak hanya dengan cara penunjukan langsung oleh pimpinan atau manajer, akan tetapi sebuah perusahaan harus melakukan penilaian kinerja yang telah dilakukan oleh karyawann ya dalam jangka waktu tertentu, dan tentunya akan ada sebuah reward atas keberhasilan yang telah dicapai oleh karyawannya.AHP adalah metode yang digunakan untuk merangking alternatif keputusan dan memilih satu alternatif keputusan yang terbaik ketika pembuat keputusan memiliki  berbagai  kriteria.  Dengan  AHP  pembuat  keputusan  dapat memilih alternatif yang terbaik yang sesuai dengan kriteria keputusannya, serta memberikan ranking untuk setiap alternatif keputusan berdasarkan kelayakan setiap alternatif yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Di dalam AHP, kecenderungan diantara beberapa alternatif dijabarkan dengan membuat perbandingan berpasangan. Berdasarkan hasil perhitungan yang sudah dilakukan dengan menggunakan metode (AHP) didapatkan bahwa KUD SUMBER REJO UNIT SKT memperoleh masing-masing nilai untuk kriteria pengetahuan pekerjaan sebesar 0,663898, kriteria tanggung jawab sebesar 0,312175, kriteria komunikasi sebesar 0,303925, kriteria kehadiran sebesar 0,150883, kriteria produktivitas pekerjaan sebesar 0,116147, kriteria kerjasama sebesar 0,050099, kriteria inisiatif pekerjaan sebesar 0,001339. Dari hasil nilai tersebut kriteria pengetahuan pekerjaan merupakan prioritas tertinggi dalam pemilihan karyawan terbaik.


Keywords: AHP Pemilihan karyawan terbaik
Models, Methods, Concepts, & Applications of the analytic hierarchy process.
(2000).
Dagun, S. (2006). Kamus Besar Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara (LPKN).
Haq, N. A., & Kannan, G. (2006). Fuzzy analytical hierarchy process for evaluating and selecting a vendor in a supply chain model. International Journal of Adv Manufacture Technology(29), 862-835.
Harrison , E., & Pelletier, M. (2000). Management Decission: The Essence of Management Decission. Management Decission, 38(7), 462-470.
Hasan, M. (2004). Pokok-pokok Materi Pengambilan Keputusan . Bogor: Ghalia Indonesia .
Hermansyah, M., Kusaeri, A., & Bashori, H. (2016). Analisis Pemilihan Supplier Menggunakan Pendekatan Metode Analytical Hierarchy Process Di PT. XX. Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE), 3(2).
Ibrahim, M. M., & Widiatmoko, K. (2016). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada PT. Virama Karya Cabang Semarang.
Marimin. (2005). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Grasindo.
Munthe, R. M., & Sindar, A. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Karyawan Terbaik Dengan Metode AHP. 3(2), 119-125.
Ozdagoglu, A., & Ozdagoglu, G. (2007). Comparison of AHP and Fuzzy AHP for The Multi-Criteria Decision Making Process with Linguistic Evaluations. 6(11), 65-85.
Palasara, N. (2017). Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Analytical Hiierarchy Process. Bina Insani ICT Journal, 4(1), 31-46.
Rakhmat, J. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.
Reason, J. (1990). Human Error. Ashgate
Saaty, T. L. (1993). Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin: Proses Hirarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi yang Kompleks. Pustaka Binaan Pressindo.
Salusu, J. (2004). Pengambilan Keputusan Stratejik: Untuk Organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. Grasindo.
Suharnan. (2005). Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.
Syamsi, I. (2000). Pengambilan Keputusan dan Sistem Informasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Turban , E. (1995). Decission Support Systems and Expert Systems . New Jersey: Prentice Hall International Inc.