PENDIDIKAN RAMAH ANAK PERSPEKTIF HADITS NABI

  • Ali Mohtarom
Keywords: Keyword : Pendidikan, Ramah, Anak, Hadits

Abstract

       Pola pendidikan ramah anak sesungguhnya adalah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, kondusif, menerima segala kekurangan anak serta menghargai potensi yang dimiliki anak. Prinsip-prinsip sekolah ramah anak adalah : tanpa kekerasan, tanpa diskriminasi, pendidikan yang terbaik bagi anak, hak tumbuh dan berkembang serta penghargaan terhadap pendapat anak. Islam memiliki cara pandang tentang keramahan terhadap anak yaitu menegaskan tentang anjuran untuk berbelas kasih sayang kepada anak-anak. Sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi : “Siapa yang tidak menyayangi orang yang kecil di antara kami dan tidak mengerti hak orang yang lebih besar di antara kami, maka ia bukan dari golongan kami.” (HR. Abu Dawud). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, dan pemikiran orang secara individu maupun secara kelompok

"Nabi shallallahualaihi wa sallam mencium Al-Hasan bin Ali, dan di sisi Nabi ada Al-Aqro bin Haabis At-Tamimiy yang sedang duduk. Maka Al-Aqro' berkata, "Aku memiliki 10 orang anak, tidak seorangpun dari mereka yang pernah kucium" Maka Rasulullah shallallahualaihi wasallampun melihat kepada Al-Aqro lalu nabi berkata, "Barangsiapa yang tidak merahmati atau menyayangi maka ia tidak akan dirahmati" (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Bahkan ketika anak-anak melakukan kesalahan Rasulullah membimbing mereka dengan cara penuh kelemahlembutan. Diriwayatkan dari Abu Rafi bin Amr Al Ghifari mengatakan, ” aku melempari pohon kurma milik orang Anshar dengan bebatuan.

Kemudian mereka membawa aku kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, beliau bertanya, ” Nak, mengapa kamu melempari pohon kurma mereka ?. Aku menjawab karena lapar ya Rasulullah. Beliau bersabda, “Jangan mrlempari pohon kurma, tetapi Makanlah apa yang jatuh dari pohon pohon itu. Kemudian beliau mengusapkan tangan beliau kepalaku dan bersabda, ” Semoga Allah mengenyangkan mu dan memuaskan” (HR. Tirmidzi)

 

References

Arismantoro, Character Building : Bagaimana mendidik Anak Berkarakter, Yogyakarta, Tiara Wacana, 2008.

az Za’lawi, Muhammad Sayyid, Pendidikan Remaja : antara Islam dan Ilmu Jiwa, Jakarta, Gema Insani Press, 2007.

Hartini, N. Metodologi Pendidikan Anak dalam Pandangan Islam. Ta'lim, 2011.

Jamarah, Syaiful Bahri, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta, PT. Rineka Cipta, 2005.

Presiden RI, UU. Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Purwanto, Ngalim, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, Bandung, Remaja Rosdakarya, 2014.

Rasyid, Ainur, Hadits-hadits Tarbawi, Yogyakarta, Diva Press, 2017.

Shihab, Quraish, Lentera Hati Kisah dan Hikmah Kehidupan, Bandung, Mizan, 1994.

Shihab, Quraish, Membumikan al Qur’an, Bandung, Mizan, 1996.

Sholeh, Asrorun Ni’am, dkk. Panduan Sekolah dan Madrasah Ramah Anak, Madrasah Ramah Anak, Jakarta, Erlangga, 2016.

Syaikh Abd. Aziz, Al-Wa’yul Islamy, Kuwait, 1972.

Tafsir, Ahmad,dalam Marimba, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung, PT. Remaja Rosda Karya, 2001.

Ghoni, Djunaedi, dkk, Metode Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016
Published
2021-09-07
How to Cite
Ali Mohtarom. (2021). PENDIDIKAN RAMAH ANAK PERSPEKTIF HADITS NABI. Jurnal Mu’allim, 3(2), 161-172. https://doi.org/10.35891/muallim.v3i2.2622
Section
Articles