Implementation Implementation Of Multikultural Education In Forming The Moral Knowing Of Drugs Administrates In Padepokan Gema Qolbu Prigen
Main Article Content
Keywords:
Multikultural Education, Moral Knowing, NAPZA Addicts.Abstract
This article aims to describe how the implementation of multikultural education is an alternative in rehabilitating drug addicts by taking preventive actions in the form of multikultural insight that can form moral knowing, as well as how effective the implementation of multikultural education is in shaping the moral knowing of drug addicts. Awareness of the use of illegal drugs is still rampant in various regions in Indonesia. The various cases of criminal acts have become a discourse that will not stop when discussed. Among the forms of preventive action against addicts is to provide insight into multikultural education. This will be able to shape the moral knowing of addicts to be even better. The results of the study concluded that the implementation of multikultural education in shaping the moral knowing of drug addicts in Gema Qolbu Padepokan Ketanireng Prigen Pasuruan. In general, it aims to provide knowledge about preventive drug actions so that drug addicts can become better human beings in society.
References
Badan Narkotikan Nasional, Buku P4GN Bidang Pemberdayaan Masyarakat, 2010.
Badan Nasional Narkotika (BNN), Lampiran Press Relase Akhir Tahun, Jakarta, 2019, 1.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Indonesia, Pedoman Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA Bagi Pemuda (STOP NAPZA ATAU MATI SIA-SIA), Jakarta: Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, 2004.
Badri, M. Implementasi Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Dalam Pelaksanaan Wajib Lapor Bagi Pecandu Narkotika. Jurnal Ilmiah Universita Batanghari Jambi, 2013, Vol 13 (3).
Banks, James. Multiethnic Education: Theory and Practice, 3rd ed., Boston; Allyn and Boston, 1994.
Blum, A. Lawrence. Antirasisme, Multikulturalisme, dan Komunitas Antar Ras, Tiga Nilai Yang bersifat Mendidik Bagi Sebuah Masyarakat Multikultural, dalam Larry May, dan Shari Colins-Chobanian, Etika Terapan: Sebuah Pendekatan Multikultural, Alih Bahasa: Sinta Carolina dan Dadang Rusbiantoro, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2001.
Chastanti, Ika & Indra Kumalasari Munthe, Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam membentuk Moral Knowing Siswa Tentang Narkotika, SIMBIOSA, 8 (1).
Covey, Stephen R. Kisah Sukses Sekolah dan Pendidik Menggali Potensi Terbesar Setiap Anak, terj. Fairano Ilyas, karya The Leader in Me: How Schools and Parents Arround the World Are Inspiring Greatness One Child at a Time, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka, 2009.
Fransisca dan Ajisuksmo, Keterkaitan Antara Moral Knowing, Moral feeling, dan Moral Behaviour pada Empat Kompetensi Dasar Guru. Jurnal Kependidikan. 2015, Vol. 45 (2).
Haryati, Sri. dkk. Pendidikan Kewarganegaraan, Surakarta: PSG Rayon 13, 2009), 33.
Krisnawati, Dani & Niken Subekti Budi Utami, Pelaksanaan Rehabilitasi bagi Pecandu Narkotika Pasca Berlakunya Peraturan nersama 7 Lembaga Negara Republik Indonesia, 27 (2), 2015.
Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru, Jakarta: UIP, 1992.
Pramuda, L. Dasar Konsep Pendidikan Moral, Surakarta: UNS, 1995.
Sholihah, Qomariyatus. Efektivitas Program P4GN Terhadap Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA, Jurnal Kesehatan Masyarakat, KEMAS 9 (1), (2013.
Suyatna, Uyat. Evaluasi Kebijakan Narkotika pada 34 provinsi di Indonesia, Sosiohumaniora - Jurnal Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora, 20 (2), 2018.
Tawil, Madjid. dkk., NAPZA Dikenal untuk Dijauhi, Surabaya: BNP JATIM, 2005.
Az-Zaibairi, Amir Said. Manajemen Qalbu, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.
Zubaidah, Siti. Penyembuhan Korban Narkoba Melalui Rehablitasi dan Terapi Terpadu, Medan: IAIN Press, 2011.
Wulandari, Implementasi Kebijakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4gn) Pada Kalangan Pelajar Di Bnnp Diy. Jurnal Kebijakan Pendidikan. Vol. V (5), 2016.