PENDIDIKAN TOLERANSI DALAM KELUARGA BEDA AGAMA DI DESA KAYUKEBEK KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

  • M Islahuddin Misbah Universitas Yudharta Pasuruan
  • Achmad Yusuf Universitas Yudharta Pasuruan
  • Yusuf Wijaya Universitas Yudharta Pasuruan
Keywords: Pendidikan, Toleransi, Keluarga Beda Agama.

Abstract

Keragaman agama di Indonesia merupakan sunnatullah yang harus disyukuri. Selain itu keragaman agama terkadang menjadi sebuah permasalahan, seperti yang terjadi pada saat bom Gereja di Surabaya yang menimbulkan korban banyak. Masyarakat Indonesia perlu ditanamkan pendidikan toleransi beragama sejak dini. Pendidikan toleransi beragama sendiri adalah proses usaha seseorang dalam membangun kesadaran untuk menerima, menghormati, menghargai pandangan, keyakinan, perilaku dan praktik keagamaan orang lain yang berbeda dengan pendirian sendiri dalam rangka membangun kehidupan bersama dan hubungan sosial yang lebih baik.  Dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, pendidikan toleransi beragama merupakan solusi terbaik untuk menyelamatkan konflik yang terjadi karena perbedaan pandangan, keyakinan, perilaku dan praktik keagamaan dengan anggota keluarga ataupun orang lain.

Adapun hasil penelitian ini adalah 1) Nilai-nilai pendidikan toleransi dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan itu meliputi menghormati, menghargai, tolong-menolong, bekerjasama, persamaan, keadilan, kebebasan dan tanggung jawab. 2) Pelaksanaan pendidikan toleransi dalam keluarga beda agama di Desa Kayukebek Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan itu menggunakan metode nasehat, keteladanan, pembiasaan, latihan, dan hukuman. Semua pelaksanaan pendidikan toleransi di keluarga beda agama tersebut di dalamnya sudah ada beberapa nilai pendidikan toleransi beragama seperti di atas.

References

Abu Ahmadi dan Nur Uhbiyati. 2001. Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Abdullah, Masykuri. 2001. Pluralisme Agama dan Kerukunan dalam Keagamaan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Ahmadi, Abu. 1991. lmu Sosial Dasar. (cet. II). Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Al-Jamil, Kementrian Agama RI. 2012. Al Qur'an Tajwid Warna, Terjemah Perkata, Terjemah Inggris. Bekasi: Cipta Bagus Segara.
Aly, Hery Noer. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. (cet I). Jakarta: Logos.
An-Naisābūrī, Muslim. n.d. Ṣaḥīḥ Muslim. (vol. IV). Beirut: Dar Ihya` at-Turas al-Arabi.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif. (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group.
Ch, Mufidah. 2008. Psikologi Keluarga dalam Berwawasan Gender. (cet. I). Malang: UIN Malang Press.
Daud Ali dkk. 1989. Islam untuk Disiplin Hukum Sosial dan Politik. Jakarta: Bulan Bintang.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Edisi kedua). Jakarta: Balai Pustaka.
Dian Lestari dan Hamid Supriyanto. 2012. Pendidikan Karakter. Jakarta: MAARIF Institute for Culture and Humanity.
Fachrian, Muhammad Rifqi. 2018. Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Al-Qur’an: Telaah Konsep Pendidikan Islam. Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Fuaddudin. 1999. Pengasuh Anak dalam Keluarga Islam. Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan jender.
Ghoffar, M. Abdul. 2003. Terjemah Tafsir Ibnu Katsir. (Jilid 3). Bogor: Pustaka Imam Syafi’i.
—. 2013. Terjemah Tafsir Ibnu Katsir. (Jilid 5). Bogor: Pustaka Imam Syafi’i.
Hasan, M. Tholchah. 2000. Islam dalam Perspektif Sosio Kultural. Jakarta: Lantabora Press.
Hasyim, Umar. 1978. Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam Sebagai Dasar menuju Dialoq dan Kerukunan Antar Umat beragama. Surabaya: Bina Ilmu Ismail, Faisal. 2014. Dinamika Kerukunan Antar Umat Beragama. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Jirhanuddin. 2010. Perbandingan Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Joesoef, Soelaiman. 2004. Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Lestari, Sri. 2012. Psikologi Keluarga. Jakarta: Prenamedia.
Marzuki. 1997. Metodelogi Riset . Yogyakata: Hanidita.
—. 2012. Pendidikan Agama Islam . Yogyakarta: Penerbit Ombak.
—. 2015. Pendidikan Karakter Islam. Jakarta: Amzah.
Masri Singarimbun dan Sofyan Efendi (Ed). 1989. Metodelogi Penelitian Survey. Yogyakarta: LP3S.
Moh Yamin dan Vivi Aulia. 2011. Meretas Pendidikan Toleransi: Pluralisme dan Multikulturalisme Keniscayaan Peradaban. Malang: Cita Intrans Malang.
Moleong, Lexy J. 2002. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mudyahardjo, Redja. 2002. Filsafat Ilmu Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munawar, Said Agil Al. 2003. Fiqh Hubungan Antar Agama. Jakarta: Ciputat Press.
Nasional, Departemen Pendidikan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (cet III). Jakarta: Balai Pustaka.
Nasution, Harun. 1985. Islam Ditinjau dari Beberapa Aspeknya. Jakarta: UI Press.
Pidarta, Made. 2009. Landasan Kependidikan: Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Poerwadarminta. 2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Pohan, Rahmad Asril. 2014. Toleransi Inklusif. Bantul: Kaukaba Dipantara.
Ramayulis. 1994. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

RI, Departemen Agama. 2010. Al-Qur’an dan Tafsirnya. (jil.VI). Jakarta: Lentera Abadi.
—. 2006. Mushaf AlQur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV Penerbit Diponegoro. Rohmad, Ali. 2009. Kapita Selekta Pendidikan. Yogyakarta: Sukses.
Rohmadi, Syamsul Huda. 2012. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta: Araska.
Rohman, Arif. 2009. Politik Ideologi Pendidikan. Yogyakarta: Laksbang Mediatama.
Ruslani. 2000. Masyarakat Dialog Antar Agam, Studi atas Pemikiran Muhammad Arkom. Yogyakarta: Yayasan Bintang Budaya.
Saidi, Abd. Almu’tal As. 1999. Kebebasan Berfikir dalam Islam. Yogyakarta: Ai Wacana.
Sarwono, Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Shihab, M. Quraish. 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.
Shihab, Quraish. 1994. Membumikan Al-Qur’an Peran dan Fungsinya Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. (cet. IV). Bandung: Mizan.
Sudibyo, Triono Wahyu. 2018. Bom Gereja Surabaya. Mei senin. Accessed Juli Selasa, 2018. http://m.detik.com.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
—. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.
Sumardiono. 2007. Homeschooling: A Leap For Better Learning. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Suprijanto. 2007. Pendidikan Orang Dewasa: Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Suryabrata, Sumadi. 1987. Metode Penelitian. Jakarta: Rajawali.
Tafsir, Ahmad. 1994. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosadakarya.
Taruna, Dody S. 2010. Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikulturalisme. Jakarta: Kementrian Agama RI. n.d. UUD 1945 Pasal 28E Ayat 1.
Yasin, A. Fatah. 2008. Dimensi-dimensi Pendidikan Islam. (cet I). Malang: UIN Malang Press
Yusuf, A. (2018). MODERASI ISLAM DALAM DIMENSI TRILOGI ISLAM (AKIDAH, SYARIAH, DAN TASAWUF). AL MURABBI, 3(2), 203-216.
Published
2019-01-25
How to Cite
Misbah, M. I., Yusuf, A., & Wijaya, Y. (2019). PENDIDIKAN TOLERANSI DALAM KELUARGA BEDA AGAMA DI DESA KAYUKEBEK KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN. Mu’allim, 1(1), 115-142. Retrieved from https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/muallim/article/view/1356