Main Article Content

M. Anang Sholikhudin M. Anang Sholikhudin
Sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi, Al-Azhar juga harus memiliki kebebasan yang sama dengan universitas-universitas lainnya. Ia memainkan peranan penting di dalam membentuk peradaban nasional Mesir karena banyaknya mahasiswa, hubungannya yang erat dengan segala golongan masyarakat serta tradisinya sendiri. Namun fungsinya sangat khusus, sebagai pusat studi keagamaan dan sumber kehidupan spiritual bagi negara. Al-Azhar juga dituntut untuk mengajarkan Islam yang sebenarnya sebagai agama kebebasan, sains dan pengetahuan, perkembangan, kemajuan, dan menghargai kehidupan spiritual dan material secara seimbang; ia juga dituntut untuk menanamkan patriotisme territorial dan bukan ide lama tentang nasionalisme religus.
C. C. Adam, Islam and Modernism in Egypt, Londom, Oxford University Press
Harun Nasution, Pembaharuan dalam Islam; Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta, Bulan Bintang, 1975
S. Kurayyin, Ma‘arik Taha Husein al-Adabiah wa al-Fikriah, Beirut, Dar al-Qalam, 1977
Starrett 1998, dalam Robert W Hefner n Qasim Zaman, Schooling Muslim
Syafe’I, Mahmud. Perkembangan Modern Dunia Islam. CV. Vasindo dan Value Press Bandang, 2008
Taha Husein, Fi Al-Adab al-Jahili, Beirut, Dar al-Kitab al-Lubnani.

Most read articles by the same author(s)