ANALISIS USAHA TERASI UDANG DI DESA TAMBAK LEKOK KABUPATEN PASURUAN

  • Zaini Musthofa
  • Roisatul Ainiyah
Keywords: Desa Tambaklekok, terasi, analisis finansial, kelayakan

Abstract

Potensi  kelautan  dan  perikanan  Kabupaten  Pasuruan  meliputi  wilayah  perairan  laut  yang mencapai  sekitar  48  km  mulai  Kecamatan  Nguling,  Lekok,  Rejoso,  hingga  Bangil.  Desa Tambaklekok  merupakan  desa  pesisir  di  Kecamatan  Lekok  Kabupaten  Pasuruan,  dikenal  sebagai tempat pengolahan hasil perikanan, seperti kerupuk ikan,  keripik ikan,  petis  ikan,  i kan  asin,  ikan  asap,  terasi,  dan  lain-lain.  Terasi  memiliki  nilai  ekonomis  tingg i.  Penduduk  Desa  Tambaklekok   yang   mata   pencaharian   sebagai   nelayan   mencapai   45%   dari   jumlah   total  penduduk, dan hanya ada 5 (lima) kepala keluarga yang memiliki usaha pembuatan terasi. Hal  ini  mengindikasikan  wilayah  Tambaklekok  berpotensi  bagi  pengembangan  usaha  pembuatan  terasi.Tujuan  dari penelitian ini adalah menganalisis potensi kelayakan  usaha pembuat an  terasi  udang  di  Desa  Tambaklekok.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  studi  kasus,  dengan   melakukan   pendekatan   melalui   observasi,   wawancara,   dan   kuesioner.   Analisis  kelayakan  usaha  dilakukan  dengan  pendekatan  harga  produksi,  Break  Even  Point  (BEP),  R/C  Ratio (Return Cost of Ratio), B/C Ratio (Benefit Cost of Ratio).Hasil analisis finansi al diketahui  bahwa  dari  perhitungan  rata-rata  nilai  R/C  ratio  dan  B/C  ratio,  yang  dapat   menentukan  kelayakan usaha terasi di Desa Tambaklekok. Diketahui bahwa usaha terasi mendapat nila i B/C  ratio < 1 yaitu 0,82. Hal ini menunjukkan bahwa usaha terasi di Desa Tambaklekok tidak layak  dijalankan.  Namun, jika  menurut kriteria  R/C ratio, nilai R/C ratio >  1 yaitu sebesar 1,82. Hal  ini menunjukkan usaha terasi di Desa Tambaklekok dapat dikatakan layak untuk dilanjutkan dan  dikembangkan.Hasil  tersebut  menunjukan  perhitungan  rata-rata  nilai  R/C  ratio,  usaha  teras i  di  Desa Tambaklekok termasuk kategori menguntungkan dan layak dilanjutkan.   

References

Anonim. (2004). Departemen Kesehatan RI. Tentang Hygiene dan Sanitasi. (http://www.journal.unair.ac.id), diakses 6 Mei 2018.

Indradi, Ismail., Wijayanto, Dian., Yulianto, Taufik., dan Suroto. (2013). Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Laut Kabupaten Kendal. Jurnal Saintek Perikanan. Vol. 8 No. 2. 52-56.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: Skripsi, Tesis, Disertasi, Artikel, Makalah, Tugas Akhir, Laporan Penelitian (Edisi Kelima). Malang: Universitas Negeri Malang.

Maflahah, Iffan. (2013). Kajian Potensi Usaha Pembuatan Terasi Udang Studi Kasus Desa Bantelan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep. Agrointek. Vol. 7 No. 2. 99-102.

Masri. (2010). Identifikasi Karakteristik Sosial, Ekonomi, dan Budaya Masyarakat Nelayan Sungai Limau di Kabupaten Padang Pariaman dalam Penyediaan Perumahan Pemukiman. Universitas Diponegoro. Semarang.

Maulidah, Silvana. (2012). Pengantar Usaha Tani: Kelayakan Usaha Tani. Universitas Brawijaya. Malang.

Muhibbin, Mokh M. (2017). Analisis Usaha Ternak Ayam Boiler (Studi Kasus di Ternak Ayam Kunto Dewo Dusun Damar Desa Sekarmojo). Skripsi tidak diterbitkan. Pasuruan. Universitas Yudharta Pasuruan.

Nasarudin, Indo Yama. (2013). Analisis Kelayakan Ekonomi dan Keuangan Usaha Ikan Lele Asap di Pekanbaru. Jurnal Etikonomi. Vol. 12 No. 2. 165-178.

Ningsih, Rahayu Septia., Mudzakir, A. K. & Rosyid, Abdul. (2013). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Perikanan Payang Jabur (Boat Seine) di Pelabuhan Perikanan Pantai Asemdoyong Kabupaten Pemalang. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, (Online), Vol. 2 No. 3. 223-232, (http://www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jfrumt), diakses 1 Mei 2018.

Pantow, Julita G.L., Suhaeni, S. & Wassak, M. (2016). Analisis Usaha Budidaya Ikan Nila pada CV. Tiga Mas di Desa Talawaan Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara. Akulturasi. Vol. 4 No. 7. 541-548.

Pemerintah Desa Tambaklekok. (2016). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tambaklekok Periode 2016-2021. Pasuruan.

Rahmayati, R., Riyadi, Putut Har. & Rianingsih, L. (2014). Perbedaan Konsentrasi Garam Terhadap Pembentukan Warna Terasi Udang Rebon (Acetes sp.) Basah. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, (Online), Vol. 3 No. 1. 108-117, (http://www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jpbhp), diakses 4 Mei 2018.

SNI. (2009). Terasi Udang, Bagian 1: Spesifikasi. Diakses 3 Mei 2018.

SNI. (2009). Terasi Udang, Bagian 2: Persyaratan Bahan Baku. Diakses 3 Mei 2018.

Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. Universitas Indonesia. Jakarta.

Suratiyah, Ken. (2015). Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Susilo, Dody., dkk. (2017). Peningkatan Kualitas Sumberdaya dan Pelayanan Sosial di Desa Tambaklekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Laporan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN-PPM Berbasis Riset) tidak diterbitkan. Pasuruan. Universitas Yudharta Pasuruan.

Toariaunaldi, Mhd., Hendrik. & Hamid, H. (2017). Prospek Pengembangan Usaha Terasi di Pelabuhan Perikanan Pantai Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Universitas Riau.

Undang-Undang RI. (2004). Nomor 31, tentang Perikanan.

Yulia, Miftahul. (2014). Analisis Dampak Kenaikan Harga Faktor Produksi Terhadap Usaha Tempe (Studi Kasus: di Desa Ngadimulyo Kecamatan Sukorejo). Skripsi tidak diterbitkan. Pasuruan. Universitas Yudharta Pasuruan.

Published
2018-08-21
How to Cite
Musthofa, Z., & Ainiyah, R. (2018). ANALISIS USAHA TERASI UDANG DI DESA TAMBAK LEKOK KABUPATEN PASURUAN. TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 9(2), 123-131. Retrieved from https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/Teknologi-Pangan/article/view/1191
Section
Artikel