Optimalisasi nilai protein dan lemak tepung ikan lele (Clarias sp.) berdasarkan lama perendaman dan pengeringan

Authors

  • Rahadewi Febriyana Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Fitriana Mustikaningrum

DOI:

https://doi.org/10.35891/rbpmqp83

Keywords:

tepung ikan, perendaman, pengeringan, kadar protein, kadar lemak, daya terima.

Abstract

 

 

Tepung ikan lele merupakan salah satu produk olahan yang memiliki nilai gizi tinggi, terutama dalam hal kandungan protein dan lemaknya sehingga berpotensi sebagai sumber pangan alternatif bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi nilai protein, lemak, dan daya terima tepung ikan lele berdasarkan lama perendaman dan pengeringan. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan dan 12 kali percobaan. Perlakuan diberikan  kode P1, P2, P3, dan P4. Analisis data yang digunakan adalah One-way Analysis Of Variance (ANOVA)            dengan nilai signifikasi 95%. Jika data berdistribusi tidak normal maka digunakan uji statistik Kruskal-Wallis diikuti uji LSD/ Uji Mann-Whitney U. Hasil analisis terbaik atau tertinggi kadar protein pada perendaman 15 menit pengeringan 12 jam (P2) sebesar 56,53%. Tidak terdapat pengaruh nyata dari kadar lemak pada tepung ikan lele, artinya kadar lemak pada seluruh perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dan masih melebihi standar SNI (12%). Hasil penelitian daya terima pengaruh tepung ikan lele terhadap sensori aroma,warna, keseluruhan menunjukkan tidak terdapat berbedaan yang signifikan. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tepung ikan lele yang disukai berdasarkan keseluruhan adalah perendaman 30 menit pengeringan 12 jam (P4) dengan rata-rata 5,02 yang termasuk dalam kategori agak suka pada aspek penilaian.

 

References

Adawyah R. (2016). Pengantar Teknologi Hasil Perikanan. Bumi Aksara. Jakarta.

Adeyeye, E. I., Olatunde, M. O., & Akinyeye, R. O. (2016). Comparative study on the chemical composition and nutritive value of the African catfish (Clarias gariepinus) from different sources. Journal of Food Biochemistry, 40(5), 745-757.

Ambarwati, L. Karakteristik Fisikokimia Tepung Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus), Lele (Clarias sp.) Dan Nila (Oreochromis niloticus) Sebagai Sumber Protein. In Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries (Vol. 2, No. 1, pp. 77-86).

Andhikawati, A., Junianto, J., Permana, R., & Oktavia, Y. (2021). Komposisi gizi ikan terhadap kesehatan tubuh manusia. Marinade, 4(02), 76-84.

Chhoeun, S., Vorn, C., Mith, H., & Sroy, S. (2025). Development and Stability of Dried Fish Powder Made From Clupeoides borneensis. Journal of Food Processing and Preservation, 2025(1), 8865754.

Fajriana, H., & Ma’rifatullah, F. R. (2019). Kandungan Gizi Tepung Ikan Penja pada Berbagai Metode Pengeringan. Jurnal Nutrisia, 21(2), 61-66.

Hardinsyah MS., & Supariasa ID. 2017. Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi. Jakarta: EGC.

Hasanah, F. (2020). SUBSITUSI TEPUNG IKAN LELE (Claria SP) PADA PEMBUATAN COOKIES SEBAGAI MAKANAN RINGAN. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 15(1).

Ikhsan, M., Muhsin, M., & Patang, P. (2016). Pengaruh variasi suhu pengering terhadap mutu dendeng ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Pendidkan Teknologi Pertanian, 2, 114-122.

Iriantika KA. Pengaruh Pemberian Konseling Gizi Terhadap Perubahan Sikap dan Pemilihan Makan Pada Remaja Putri Overweight. 2016.

Mehta, N. K., Sharma, S., Triphati, H. H., Satyik, K., Aruna, K., Choudhary, B. K., & Meena, D. K. (2024). of fish processing waste to value-added commodities: A waste to wealth strategies for greening of the environment. In Organic Farming (Second Edition) (pp. 421–466). Woodhead Publishing. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-99145-2.00005-7

Mustajib, Elfitasari, T., & Chilmawati, D. (2018). Prospek Pengembangan Budidaya Pembesaran Ikan Lele (Clarias sp) di Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 2(1), 38–48.

Nastiti, A. N., & Christyaningsih, J. (2019). Pengaruh substitusi tepung ikan lele terhadap pembuatan cookies bebas gluten dan kasein sebagai alternatif jajanan anak autism spectrum disorder. Media Gizi Indonesia, 14(1), 35-43.

Ogunji, J. O., Nnaji, J. C., & Kloas, W. (2016). Nutritional quality and growth performance of African catfish Clarias gariepinus fed dietary inclusions of plant-based protein sources. Aquaculture International, 23(5), 1217-1232.

Orlan, Asminaya NS dan Nasiu F. 2019. Karakteristik Fisiko Kimia Tepung Ikan yang Diberi Pengawet Bawang Putih (Allium sativum) pada Masa Penyimpanan yang Berbeda . Jurnal Agripet Vol 19, No. 1.

Peinado, I., Miles, W., & Koutsidis, G. (2016). Odour characteristics of seafood flavour formulations produced with fish by-products incorporating EPA, DHA and fish oil. Food Chemistry, 212, 612–619. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2016.06.023

Rabiatul, et al. (2022). Pengaruh Lama Pemasakan terhadap Kadar Protein, Lemak, Profil Asam Amino, dan Asam Lemak Tepung Ikan Sepat Rawa (Trichogaster Trichopterus). Hal 288-290.

Riansyah, A., Supriadi, A., & Nopianti, R. (2016). Pengaruh perbedaan suhu dan waktu pengeringan terhadap karakteristik ikan asin sepat siam (Trichogaster pectoralis) dengan menggunakan oven. Jurnal Fishtech, 2(1), 53-68.

Sa’adah, U., Pramudya Kurnia, S. T. P., & Fitriana Mustikaningrum, S. G. (2013). Daya terima dan komposisi proksimat tepung tulang ikan lele yang Mengalami Proses Perendaman dalam Larutan Jeruk Nipis. Diploma Thesis. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

Safitri, D. N., Sumardianto, S., & Fahmi, A. S. (2019). Pengaruh perbedaan konsentrasi perendaman bahan dalam jeruk nipis terhadap karakteristik kerupuk kulit ikan nila. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan, 1(1), 47-54.

Sethiyarini. 2008. Pengaruh Suhu dan Lama Pemanasan dengan Menggunakan Ekstraktor Vakum Terhadap Kualitas dan Rendemen Crude Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) dari Perairan Madura. Skripsi. Fakultas Perikanan. Universitas Brawijaya. Malang.

Soeparno. (2009). Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Wahyu TH dan Assadad L. 2016. Karakterisasi Proses Produksi dan Kualitas Tepung Ikan di Beberapa Pengolah Skala Kecil. Seminar Nasional Tahunan XIII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan, (pp. 197 - 205). Yogyakarta.

Wijinindyah, A., Putri, S. A., & Saputra, A. R. (2025). Pengujian Organoleptik Nugget Fortifikasi Tepung Daun Kalakai Pretreatment Asam Jeruk Nipis. Jurnal Agroindustri Halal, 11(1), 029-039.

Wardhani, A. K., Sudarno, & Kusdarwati, R. (2017). Gambaran Histopatologi Kulit dan Insang Benih Ikan Lele (Clarias sp.) yang Terinfeksi Saprolegnia Sp. dan yang Telah Diobati dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Histopatologic. Journal of Aquaculture and Fish Health, 7(1).

Winarno FG. Kimia Pangan Dan Gizi. Gramedia; 2002.

Zuhri, N. M., Swastawati, F., & Wijayanti, I. (2014). Pengkayaan kualitas mi kering dengan penambahan tepung daging ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) sebagai sumber protein. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(4), 119-126.

Published

2026-04-09

Issue

Section

Article